Membuat Autotweet dengan Sebuah file PHP dan sebuah file TXT

Caranya mudah, tapi tanggung jawab ada di tangan Anda!

Saya termasuk orang yang baru kemarin sore nge-tweet. Ternyata nge-tweet beda sekali dengan nge-blog. Nge-tweet membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Irama nge-tweet tentu saja lebih cepat dibandingkan irama nge-blog. Ibarat musik, nge-tweet itu berirama metal, sedangkan nge-blog itu berirama keroncong yang mendayu-dayu. Ah, sebuah analogi yang ngawur, ya? Biarin saja!

Untuk membuat akun Twitter kita selalu hidup, tentu saja dibutuhkan energi yang lebih besar daripada tenaga yang disedot ketika kita ngeblog. Meski cuma 140 karakter per tweet, bukan berarti ini persoalan yang mudah. Belum lagi jika kita #nyamber tweet orang lain dan membalas mentions. Wuih, repot bener.

Nah, karena merasa repot itulah secara iseng-iseng kemarin saya blusak-blusuk (halah, lama nggak ngeblog kok bahasaku jadi aneh begini, ya?) ke banyak blog. Saya pengin tahu kira-kira bagaimana caranya membuat tweet kita berjalan secara otomatis tanpa perlu repot-repot. Ada satu cara, yaitu menggunakan TwitterFeed.com. Layanan online ini memungkinkan kita “menyuapi” akun twitter kita dengan sebuah pengumpan RSS. Tapi, ini nggak asyik. Masing-masing tweet nanti akan dilengkapi dengan sebuah short URL untuk membaca isi blog. Ah, gak unik!

Ternyata, ada sebuah cara lain yang sangat simpel. Hanya dibutuhkan sebuah file PHP dan sebuah file TXT. Begini kisahnya (kok kisah, sih? emang mau ndongeng, ya?)

Buat sebuah file PHP yang isinya seperti ini:

Lihat di baris pertama file itu. Gantilah twitteruser1, twitteruser2 dan seterusnya dengan username Anda di Twitter. Jika punya akun twitter 100 pun, silakan saja dimasukkan nama username itu. Nah, pada baris kedua, masukkan password akun-akun itu. Harap diingat, aturlah agar semua akun(-akun) itu mempunyai kata sandi yang sama. Beri nama file ini, misalnya tweet.php.

Dongeng berlanjut. Mari kita buat sebuah file TXT. Isinya adalah tweet-tweet yang akan kita posting ke tiap akun itu. Per baris maksimal 140 karakter saja, tidak boleh lebih, kurang boleh, kok. Isilah baris-baris itu dengan tulisan yang Anda inginkan, bisa berupa pantun, joke, peribahasa, trivia dan lain-lain. Setelah selesai menulis, berinama file ini tweets.txt.

Lalu, kedua file itu (tweet.php dan tweets.txt) kita upload ke server yang mendukung PHP. Ingat, kedua file itu harus berada di folder yang sama, ya!

Lalu? Sabar, bung! Saya juga sekarang bingung nih…! Cara kerjanya sangat sederhana. Jika file PHP (tweet.php) itu diakses oleh browser, maka secara otomatis akun(-akun) twitter kita akan terupdate menggunakan baris-baris tweet yang ada di file tweets.txt. Duh, repot juga ya kalau kita harus akses file itu utk mengupdate akun twitter. Hohohohoho… mari kita pakai robot yang akan mengakses file itu secara otomatis.

Ya, gunakan saja jasa SetCronJob.com untuk secara otomatis mengakses file itu dalam rentang waktu tertentu. Ya, sederhana sekali, bukan?

Disclaimer: saya tidak bertanggung jawab jika akun Anda di-banned oleh Twitter karena menggunakan metode ini. Xixixixi!

27 thoughts on “Membuat Autotweet dengan Sebuah file PHP dan sebuah file TXT

  1. #2
    jangan diapus donk.. di like ajah. :p

    omong2, bahaya jg neh.. ada tulisan kakinya:
    “saya tidak bertanggung jawab jika akun Anda di-banned oaleh Twitter karena menggunakan metode ini.”

    *ngeri euy..

  2. Bos,

    Sebenarnya jika metode ini dipakai dengan bijak, Twitter nggak akan nge-ban. Bijak bagaimana? Ya, jangan update satu menit sekali lah. Cukup update dua jam sekali. Dengan cara ini, Twitter tidak akan “curiga” bahwa akun kita adalah spam. Kemudian, isilah tweets dengan konten yang bagus. Kalau memang isinya bagus dan disukai banyak orang, pasti Twitter tidak akan nge-ban.

    Saya sengaja menampilkan kode PHP itu sebagai sebuah image supaya tidak mudah dicopy paste. Biarlah orang yang ingin belajar mencari referensi lain di luar sana. Heheheheh

  3. mungkin hari ini bisa, tapi mungkin besok sudah gak bisa.

    semua bot juga masih jalan, tapi tinggal tunggu waktu aja, karena untuk connect ke twitter harus pakai oAuth sekarang. Nembak URL seperti di atas akan di-disable twitter (seharusnya hari ini).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s