Kesebelasan Memble, Sponsor Minta Diskon

Hmmm masuk akal juga nih

Ini cerita tentang sponsor yang kecewa. Diceritakan, kesebelasan Cina yang bertanding di Olimpiade Beijing yang lalu mendapat sponsor dari berkat jasa dari perusahaan Swiss Infront Sports & Media. Perusahaan ini berhasil merayu beberapa pengiklan untuk mendukung kesebelasan Cina. Mereka mau menjadi sponsor dengan harapan kesebelasan ini tampil prima di ajang Olimpiade dan tentu saja ujung-ujungnya nama sponsor juga akan moncer juga.

Harapan tinggallah harapan. Ternyata kesebelasan Negeri Tirai Bambu keok di babak awal. Penampilan mereka loyo. Dalam tiga kali pertandingan, mereka hanya mampu mencetak satu gol semata wayang. Keterlaluan! Penonton kecewa. Yang lebih kecewa lagi tentu saja adalah sponsor. Duh…! Anggaran dan rencana perusahaan itu konon menjadi kacau balau gara-gara kekeokan ini.

Nah, kini perusahaan asal negeri keju di Eropa itu menuntut potongan biaya sponsor. Ya, semacam rabat atau diskon begitulah. Potongan yang mereka minta diskon sebesar £835,000.

Bagaimana tanggapan PSSI-nya Cina? Mereka masih diam seribu bahasa. Namun permintan dari Swiss itu konon tidak akan dituruti.

Hmmm, ngomong-ngomong bagaimana sih awal kontrak mereka? Bagaimana nih Sam Hedinov? Pasti sampeyan punya jawaban yang sahih, khan?

Bagaimana ya kasusnya seandainya listrik di seluruh Indonesia padam, apakah para pengiklan juga akan minta potongan harga ke stasiun televisi dan radio?

15 thoughts on “Kesebelasan Memble, Sponsor Minta Diskon

  1. kalau jam tayang iklan mah, mungkin bisa klaim ….. tapi kalau ini mah emang nasib sial sponsornya aja……lagian kenapa mau-maunya sponsori team gurem…….

  2. Kayakna tergantung pembayarannya di kontrak. Mau time based, volume based atau unlimited payment. Kalo cuma main 3x, jelek pula, tapi pake paket unlimited kan sponsornya yg rugi. Oot ya?

  3. soal kontrak sponsor, lagi2 kita ga pernah tahu apa aja klausul hak dan kewajiban pihak terkait. soal kasus ini, kok rasanya semua sponsor maunya tim yg didukung juara atau berprestasi, tapi kan mesponsori tim ga cuma urusan biar timnya juara tapi beriklan…jadi yg salah kaprah perusahaan swiss-nya :D

  4. Sponsornya pasti kapitalis tulen: mau cari untung terus. Mestinya, sposorship kan tidak cuma melulu urusan untung, tetapi juga aspek sosialnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s