Kondangan Digital

Nyumbang kondangan pakai kartu kredit?

Musim apa sekarang? Musim kondangan! Ya, nyaris setiap Sabtu/Minggu selalu ada undangan kondangan. Ada temen yang kawin, atau ada anak tetangga yang disunat. Bisa dalam sehari ada undangan lebih dari satu, artinya ada lebih dari satu amplop yang harus dibenamkan ke dalam kotak sumbangan. Ehm, inilah konsekwensi hidup bermasyarakat.

Nah, ada cerita menarik dari Israel tentang sumbangan saat kondangan ini. Saya tidak tahu apakah di sana sekarang musim kondangan atau tidak.

Tamu undangan di sebuah gedung perkawinan di Israel kini bisa menggunakan kartu kredit saat menyumbang. Di depan pintu masuk ada sebuah mesin mirip EDC (Electronic Data Capture) tempat orang bisa menggesekkan kartu kreditnya, memencet rangkaian angka nominal uang untuk pengantin, dan… voila.. sejumlah uang sudah berpindah pundi. Setelah itu tamu mendapatkan slip “deposit” dengan nama tamu tercetak di atasnya. Slip itu dimasukkan ke dalam amplop bersama dengan kartu ucapan selamat. Tamu bisa memasukkan amplop itu ke dalam sebuah slot untuk nantinya dibaca oleh kedua pengantin.

Mesin elektronik itu disewakan seharga US$155 per hari. Keesokan harinya pelanggan mendapatkan data rekaman jumlah uang yang mereka “panen” saat resepsi pernikahan mereka. Ah, ada-ada saja!

Pergi kondangan ke mana Anda minggu ini?

27 thoughts on “Kondangan Digital

  1. @1. iway
    emang kalo pake amplop nggak ketauan? pake amplop khan juga nulis nama kita di sampul amplop, khan?

    @2. fistonista
    nggak cuman ke charge 3%, bunganya pun pasti lebih tinggi. ini khan nggak beda dengan narik uang cash pake kartu kredit. hehehe… nyumbang kok pake duit dari hutang. kekekekke…

  2. kalau kartu kredit khan ngutang tuh
    dicoba dengan flazz dong :) :)

    at least lebih go green karena gak makai amplop, bisa dibayangkan brapa amplop terbuang kalau abis kondangan.

    Setuju aja cara ginian…

  3. yaaah gini mah jadi ketauan deh nyumbang berapa.. kalo kedikitan kan gengsi.. gimana kalo pas kondangan kartu kriditnya dah operlimit.. tengsin gila! hihihihi

  4. salam kenal mas..

    halah2 ada2 aja .. gimana klo ud nyampe ke indonesia yah? jangan jangan mau pipis di wc umum di tengah pasar bayrnya kudu ng-gesek

  5. weleh….mantep juga nih ide….., Israel punya bo…. :) aya-aya wae….
    kalau kita nggak dateng kondangan, kita transfer aja ya dari jauh, kan sama aja, ntar tlp ke mempelai, “amplop dah gue transfer !” :)

  6. biasanya kalo yg nyumbang 50rb gak ada yg nulis nama/masukin kartu nama. tapi kalo di atas 100rb, umumnya nulis. apalagi kalo wedding chinese, mereka bikin penomoran sendiri saat dimasukkan ke kotak angpao, jadi tau siapa numbang siapa. mo gak nulis nama, juga akhirnya ketauan.

    ngomong2 155 USD, gw nyewain touch screen guestbook utk kawinan loh. 4 touch screen dihargain 1.5 jt/hari. akhir acara, gw cuma perlu kasih file dalam bentuk excel, siapa aja yg dateng. yg kawinan gak perlu nyimpen buku tamu tebel2.

  7. Pingback: .:. Sebuah perjalanan .:. » Nyumbang online

  8. Inget kondangan…
    nyumbang 20.000
    makan nasi 5000
    makan kambing guling 5000
    makan siomay 5000
    makan es & softdrink 5000

    ehm balik modal nih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s