Domain Mapping JalanSutera.com ke WordPress.com

Prosesnya mudah kok. Cuma ekspor dan kemudian impor!

wordpress

Pekan lalu saya memtuskan untuk hengkang dari Dreamhost. Hosting impian ini nampaknya nggak berjodoh dengan blog saya. Setelah dua tahun bersama, saya mengambil keputusan untuk mencoba layanan selain Dreamhost. Beberapa blogger memberikan opsi perusahaan hosting yang menurut mereka bagus. Saya terima semua saran itu. Namun, setelah ditimbang-timbang, saya akhirnya memutuskan untuk mencoba service dari WordPress.com. Lho, bukankah WP.com itu gratis? Ya, memang kita bisa menggunakan jasa mereka dengan gratis. Namun, saya ingin mempertahankan domain JalanSutera.com. Lalu, bagaimana caranya?

Saya memanfaatkan jasa WordPress.com yang namanya domain mapping. Domain JalanSutera.com yang dulunya mengarah ke server milik Dreamhost saya alihkan ke WordPress.com. Pengalihan name server ini sangat mudah dilakukan. Masuk sajaa ke ControlPanel domain Anda, dan cari option edit NameServer. Kemudian, masukkan ns1.wordpress.com, ns1.wordpress.com, dan ns1.wordpress.com menggantikan nameserver lama saya yang bernama ns1.dreamhost.com, ns2.dreamhost.com, ns3.dreamhost.com.

Memindahkan Database dari Dreamhost ke WordPress.com
Blog saya sudah berusia lebih dari dua tahun. Sayang sekali rasanya jika saya menghapus tulisan abal-abal saya dan kemudian pindah ke server yang baru. Makanya, saya mengekspor dulu database dalam bentuk WordPress eXtended RSS. Cara mengekspornya pun sangat mudah. Masuk saja ke Admin blog yang akan kita ekspor. Kemudian pilih Manage >> Export. Dan, mulailah proses mendownload file itu ke komputer kita. Jangan salah lhooo, tidak semua file yang ada di database kita didownload. Hanya post, komentar dan kategori yang diunduh. Gambar-gambar tidak ikut serta diunduh. Beruntunglah saya karena selama ini saya menempatkan gambar/foto untuk ilustrasi dalam blog ini di server gratisan seperti AllYouCanUpload.com, ImageShack.us dan PhotoBucket.com. Kalaupun database dipindah ke manapun, gambar tetap akan muncul di blog yang baru.

Nah, jika semua gambar/foto diupload di server Dreamhost, maka saya harus mendownload satu per satu gambar itu dari masing-masing folder dan menguploadnya satu per satu juga di lokasi yang sama pada server yang baru. Untunglah kerepotan ini tidak perlu saya alami.

Setelah berhasil mendownload sebuah dokumen WordPress eXtended RSS baru saya tahu bahwa file itu besarnya 5.7MB. Padahal, WordPress hanya mengijinkan import maksimal sebesar 3MB. Duh, bagaimana akal saya untuk mengimpor semua?

Meskipun belum pernah melakukan ekspor dan impor, saya memberanikan diri untuk melakukannya. Pasca pengalihan name server ke WordPress, saya mengekspor file WordPress eXtended RSS. Kemudian saya melakukan domain mapping di WordPress.com. Setelah itu, file WordPress eXtended RSS itu saya impor ke WordPress.com. Sayangnya, proses importing ini tidak ada penjelasan secara visual sudah berapa persen proses itu berjalan. Dengan nekad saya melakukan importing dan membiarkan semua itu berjalan. Sekitar 15 menit kemudian, saya baru tahu bahwa hanya 480 posting yang berhasil diimport dari 537 posting yang ada. Hm… jadi saya mengambil kesimpulan bahwa 480 posting itu besarnya 3MB. Nah, sisanya tidak terunggah. Apa lagi akal saya?

Saya akhirnya masuk ke Admin WordPress yang lama. Postingan paling akhir sampai postingan ke 480 saya delete dari server. Kemudian, saya melakukan exporting lagi, mengimpor lagi dan ternyata sukses. Semua postingan saya bisa diupload dengan sukses. Kini saya tidak lagi menggunakan Dreamhost. Sebagai gantinya saya memakai jasa domain mapping WordPress.com.

20 thoughts on “Domain Mapping JalanSutera.com ke WordPress.com

  1. Lho, kok pertanyaan sepam ato bukan nggak ada lagi boss ? Ntar banyak spam lhoo… Ini spammer pertama :-P

    Selamat ya, makan-makannya ditunggu :-D

    Semoga betah di tempat yang baru. BTW, halaman aboutnya masih kachow boss…

  2. 1 Vavai
    Maafkan kalau masih ada yang berantakan. Sekarang saya masih sibuk beberes… Thanks atas komennya.

    3 Venus
    Tentang bayar, saya nanti akan menulis khusus. Ini nggak gratis. Cukup 20 dollar per tahun!

  3. 5. Hedi
    Nggak repot kok, hed. Ini cuma pembatasan importing saja. Kita bisa melakukan importing lebih dari 1 kali. Yakin deh, nggak repot kok dibandingkan seandainya saya harus download file MySQL. Soalnya saya nggak ngerti database. Heheehhe…

  4. Numpang nanya bos, blog saya diwordpress.com bralamat 71mm0.wordpress.com kemudian mau make xxx.com misalnya, dengan cara dashboard>upgrade>domain>add domain.

    Yang jadi pertanyaan,bisakah kita “mengobrak-abrik” tampilan theme setelah pindah tsb (ganti theme premium,javasrcipt dll)?memang kata Matt, xxx.wordpress.com/about akan diredirect langsung ke xxx.com/about dst..

    Binggung saya. Beda kasus nih :D kalau export-import, index google rawan hilang,salah2 dianggap duplicate site oleh om google.

    Masalahnya saya ingin tetap hosting di wp.com(handal n mantab) namun dg domain sendiri dan kendali penuh trhadap mesin wordpressnya.

    Ada saran?atau ada yg saya lewatkan? :D

    • bisa dong. download dulu back up arsip di WP.com. lalu arahkan DNS domain ke hosting yang baru. kemudian instal blog baru di hosting baru. langkah terakhir: upload arsip dari WP.com. selesai deh. gampang, khan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s