Slanket

Nyaman ya kalo tidur berselimutkan Slanket

Akhir-akhir ini saya merasa cuaca di Jakarta sangat dingin. Pasti ini karena musim hujan yang belum juga berakhir. Tapi, kalau dibanding-bandingkan dengan suhu udara beberapa tahun terakhir, rasanya inilah suhu terdingin di Jakarta yang pernah saya rasakan. Hmmm… apakah ini juga akibat global warming sehingga cuaca menjadi kacau? Nggak tahulah, nggak perlu juga seserius itu untuk sekadar ngobrol tentang dinginnya Jakarta.

Suhu yang dingin ini sebenarnya membuat saya repot. Maklumlah, saya tidak tahan dingin apalagi pada malam hari. Masalahnya adalah saya seringkali tidak tahan untuk menggunakan selimut atau sarung. Maksudnya begini, ketika akan pergi tidur sih memang sudah mempersiapkan sarung sebagai pelindung badan dari udara dingin. Namun, pasti sarung ini lebih sering lepas dari badan. Pasti itu karena saya sering bergerak selama tidur. Repot deh. Gimana kalo pakai selimut saja? Sama juga, apalagi selimut hanya menutupi tubuh bagian atas saja. Pasti lebih mudah untuk lepas.

Saya membayangkan betapa nyamannya tidur berselimutkan Slanket, selimut yang mempunyai lubang untuk kedua tangan kita seperti pada gambar di atas. Sekilas ini seperti pakaian sehari-hari para biarawan. Hmmm… nyamannya tidur berselimutkan Slanket.

Lebih enak mana: pakai sarung, selimut atau Slanket?

8 thoughts on “Slanket

  1. Pertamax kah? hehe…pertamax di blognya org yg seneng bgt blg pertamax…
    Slanket….kirain ada hubungannya sama grup band ituh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s