2008

Selamat tahun baru

Saya bukan orang yang suka menyambut tahun baru dengan hura-hura. Bagi saya, pergantian tahun tidak serta merta menjadikan kita berubah seratus persen. Tahun – sama seperti halnya dengan detik, menit, jam, hari, minggu dan bulan – hanyalah penanda masa saja. Perpindahan dari satu masa ke masa yang lainnya berjalan secara otomatis. Hitungan masa itu pun adalah hasil rekayasa manusia belaka.

Saya tidak tahu apa jadinya jika dulu Paus Gregorius XIII yang menghapus 10 hari dalam kalender tidak melakukannya pada tanggal 15 Oktober 1582. Katakanlah dia menghapus 10 hari pada tahun itu pada 24 Desember 1582. Maka tidak akan ada hari natal, tidak ada perayaan tahun baru, tidak ada acara kembang api, tidak ada acara bakar-bakaran bareng tetangga kiri kanan.

Tapi, inilah kita, manusia yang suka membuat tradisi berdasarkan masa yang dibuatnya sendiri.

Jadi, meskipun saya sebenarnya enggan untuk memberikan ucapan selamat tahun baru lewat blog ini, akhirnya saya pasang juga gambar di atas. Ya, ya, ya… Selamat tahun baru untuk semua, deh…

4 thoughts on “2008

  1. Jangan berubah 100%, Mas
    Jangan-jangan nanti di tahun 2007 sudah baik 100%
    Trus di tahun 2008 jadi jahat 100%.

    Bahaya!
    Hehehe..

    *balik lagi*
    Selamat tahun baru 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s