Teko Mungil

Korannya mini, tekonya mungil.

teko mungil

Semalam Tangerang hujan. Pagi tadi juga masih hujan. Sebenarnya lebih enak tinggal di rumah, baca koran sambil makan pisang goreng. Tapi, kira-kira apa jadinya ya kalau koran yang dibaca koran yang mini itu, dan teko tempat tehnya juga buatan seorang perajin keramik asal Cina yang bernama Wu Ruishen yang menciptakan teko paling mini di dunia.

Saya tidak tahu bagaimana harus minum menggunakan teko yang beratnya saja cuma 1.4 gram. Inilah teko paling mungil di dunia yang lebih kecil daripada ujung jari telunjuk orang dewasa. Jangan-jangan satu sendok air teh juga gak muat ditampung di dalamnya. Apalagi jika masih harus ditambahkan gula biar tercipta teh yang nasgitel (panas, legi & kenthel). Sekali sruput, nggak cuma tehnya yang tandas, jangan-jangan tekonya juga bisa masuk kerongkongan. Repot.

8 thoughts on “Teko Mungil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s