Satu Siaran Langsung EPL di Lativi. Kuraaaaaang….. !!!

Cuma satu pertandingan siaran langsung saja, ya?

EPL
Pencinta siaran langsung Liga Primer sekarang boleh bernafas lega. Siaran langsung liga utama Inggris sudah bisa disaksikan di Lativi mulai Sabtu mendatang. Menurut rencana perusahaan penyiaran yang dulunya dimiliki oleh Abdul Latief ini akan menyiarkan satu pertandingan langsung dan satu pertandingan tunda. Penggemar CHELSEA nanti akan bisa menyaksikan siaran langsung The Blues melawan FULHAM pada jam 21.00, dilanjutkan dengan pertandingan tandang LIVERPOOL melawan WIGAN ATHLETIC pada jam 23.00. Tentu saja para EPL-mania sangat senang dengan berakhirnya “monopoli” yang sebelumnya dipegang secara eksklusif oleh Astro, anak perusahaan penyiaran asal Malaysia yang sekarang beroperasi juga di Indonesia.

Sebelum “hak monopoli” itu pecah, Trans7 sudah mendapat hak menayangkan pertandingan siaran tunda EPL juga. Kemudian Lativi juga secara simultan menayangkan pertandingan tunda dari Senin sampai Kamis pada jam tayang utama. Tapi, meskipun dua televisi itu sudah menayangkan siaran Liga Primer, kecaman terhadap Astro tidak kunjung berhenti. Bahkan demo pun terjadi di depan kantor Menkominfo menuntut agar Astro membagi hak siarnya ke televisi lokal yang gratis.

Kini tuntutan itu sudah dipenuhi. Lativi sudah mendapat hak untuk menayangkan SATU siaran langsung Liga Primer Inggris per pekan ditambah beberapa siaran tunda. Terus mengapa Lativi yang mendapatkan hak itu?

Seorang teman bercerita bahwa beberapa waktu yang lalu sebagian besar saham Lativi sudah tidak lagi dikuasai oleh keluarga Abdul Latief lagi. Sejak awal berdirinya, stasiun yang bermarkas di Pulo Gadung itu memang tidak menunjukkan performa yang bagus. Tidak ayal jika Lativi limbung, program acaranya tidak diminati oleh pemirsa. Apalagi kualitas gambarnya pun kata sebagian orang di Jakarta tidak terlalu bagus. “Ada bintik-bintik,” kata seorang teman yang tinggal di daerah Benhill, Jakarta.

Lalu datanglah ANTV sebagai dewa penolong. Stasiun milik keluarga Bakrie ini menyuntikkan dana besar supaya Lativi segar kembali. Sebagai imbalannya, saham Lativi berpindah tangan ke keluarga Bakrie. ANTV sendiri sebelumnya juga mempunyai nasib yang hampir sama dengan Lativi. Bedanya, dewa penolong ANTV berasal dari Hong Kong. Perusahaan milik Rupert Murdoch yang bernama STAR membeli sebagian saham ANTV. Itulah sebabnya logo ANTV sekarang bertambah dengan dengan simbol STAR di depannya. Keponakan saya menyebut stasiun televisi ini sebagai STAR ANTV, bukan hanya ANTV saja.

Proses pembelian saham ANTV oleh STAR belum berlangsung lama. Kemudian ANTV menyuntikkan dana ke Lativi. Nah, darimana uang untuk menyegarkan Lativi itu berasal? Akal sehat akan mengatakan bahwa duitnya tentu saja berasal dari STAR juga. Artinya, apa? Simpulkan sendiri.

Kini Lativi mendapat hak menayangkan pertandingan Liga Inggris. Kenapa STAR Sports dan ESPN selaku pemegang hak siar EPL untuk wilayah Asia Pacific lebih percaya kepada Lativi dibanding stasiun lain? Pertama-tama tentu saja adalah karena Lativi juga sebagian milik mereka juga. Ibaratnya, duit keluar dari kantong kanan, masuk ke kantong kiri. Kedua adalah karena jangkauan Lativi lebih sempit dibanding televisi swasta lain, bahkan siaran Lativi ternyata juga tidak terdapat di Indovision, televisi satelit saingan Astro. (Just for your info bahwa ANTV dan Lativi tidak ada di Indovision. RCTI, TPI dan Global TV juga tidak ada di Astro). Dengan cara ini, bisnis Astro tidak terganggu karena maniak EPL tetap harus berlangganan televisi satelit ini jika ingin menonton lebih banyak siaran langsung EPL. Tapi di saat yang bersamaan di mata masyarakat Astro sudah berbaik hati membagi hak siarnya ke tv lokal di sini.

Apa kesimpulan yang bisa diambil? Astro kemungkinan ternyata hanya bermain mata saja dengan Lativi dan Star Sports/ESPN. Untuk meredam berbagai demo dan tuntutan, STAR Sports dan ESPN memberikan SATU pertandingan siaran langsung saja per pekan. Dibandingkan dengan seluruh jumlah pertandinga per pekan, sebuah siaran langsung tentu saja kurang. Hmmm… ada komentar?

Update;
Baca komentar pertama dari orang Lativi langsung….

39 thoughts on “Satu Siaran Langsung EPL di Lativi. Kuraaaaaang….. !!!

  1. Aduh maaf ya ..
    sebenarnya siapa yang menuliskan artikel di atas?
    Kok tidak berdasarkan fakta dan research yang benar? hanya berdasarkan bisik-bisik yang ngak jelas. Karena apa yang dikemukan tidak benar dan cenderung menggalang opini yang negatif. Seharusnya lebih berbobot, dan memberikan manfaat yang konstruktif.
    Terimakasih atas pemberitaannya, walaupun sebagian isinya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mohon penulis mencari informasi yang lebih akurat.
    Masalah Lativi tidak ada di Indovision, karena kontrak kerjasamanya memang sudah habis. Juga sudah tidak ada lagi channel yang tersedia. Jadi tidak ada kaitannya dengan usaha ASTRO ataupun ANTV. Masing-masing terpisah.

    Thanks.

  2. beberapa waktu yg lalu saya telepon ke call center Indovision. Saya tanya kenapa tidak ada lativi di Indovision. Jawaban dari petugas di sana gini: karena lativi sekarang masuk grup STAR bersama ANTV. lagi pula dulu lativi mau nayangin Smackdown. Sehingga lativi dikeluarkan dari Indovision.

    Nah, sekarang mba bunga mengatakan alasan knp lativi tidak ada di Indovision karena gak ada channel. oh yang benar karena gak ada channel, ya.

    thanks mba bunga. berkat adanya blog ini informasi yg benar jadi bisa didapatkan. terima kasih lativi…. tambah lagi dong siaran langsungnya…

  3. #1 bunga
    Thanks atas komentarnya, mba bunga. Kalau ada yang salah, silakan langsung diluruskan saja lewat komentar di sini. Biar bisa lebih interaktif. Thanks atas siaran langsungnya. Bravo Lativi…

  4. Menurut gua, mau main mata atau tidak. ASStro tetaplah AS* (dengk*l). LATIVI memang gambarnya kurang bagus, tetapi gua salut sama LATIVI yang memperjuangkan hak siar liga inggris gratis untuk masyarakat bola Indonesia.

    Gua tetap menghujat ASStro untuk etika bisnisnya yang dijalankan dengan AS* (dengk*l). Terima kasih juga untuk penulis blog ini yang concern dengan suara kami.

  5. loh, bukannya antv ada di indonvision?
    dulu gak ada, tapi pas lativi ilang dari indovision, chanelnya di gantin sama antv.

    euh, saya gak yakin juga sih, nanti di rumah saya cek deh :D

  6. Wahai teman-teman.
    Kenapa seh musti ribut lagi. Kemarin gak ada siaran di TV local ribut ke astro. sekarang sudah dibagi dan disiarkan 2 pertandingan di LATIVI. Ya kalau memang kurang, gw yakin kok, lativi tidak akan diem saja. kita lihat saja nanti gebrakan apa lagi yang dibuat lativi. Masih ingat kan? bahwa lativi adalah salah 1 TV swasta paling fenomenal dan kontroversial diantara tv swasta lain yang cuman cari aman! Lativi I love U. biar cuman 2 pertandingan seminggu, sudah cukup buat gw.

  7. Lativi udah dapet 1 siaran langsung, 1 siaran tunda, dan 4 siaran khusus klub (Arsenal, Man City, Tottenham Hotspurs, dan Newcastle). Saya pikir itu adalah sesuatu yang bagus, toh Lativi masih anak perusahaan Star.
    Jadi masih kurang? Ada yang mo nombokin duitnya kah?

  8. PR Spin yang dilakukan oleh Indovision (dan TV swasta lain) hebat bener sumpah! Gara-gara mereka ga sanggup bayar biaya hak siar EPL yang baru (yg memang naik), dituduh pula Astro yang monopoli.

    Kalau mau semua siaran EPL LANGSUNG, ya langganan Astro gih sono karena tahun ini hanya mereka yang punya duit buat beli hak siar EPL.

    PS: Bukan pelanggan Astro, tetapi pelanggan setia Indovision. Setuju dengan bunga, get your facts straight. Sudah cukup happy kangen melihat Liverpool maen terobati

  9. Aturan main hak siar emang begitu mas, stasiun tv-nya ga salah. Yg konyol orang-orang di klub dan komisi EPL sendiri. Wong Uefa aja sampek sebel je :D

  10. Saya lebih salut ama stasiun tipi yg nyiarin liga indonesia, walau pun masih belum layak jual tapi itu emang harus tetep disiarin.
    Jadi konsumen siaran asing kok bangga, indonesia yg aneh.

  11. Kenapa sih gak siaran sinetron dan lawakan aja? Pasti banyak yg suka. Mane pesinetron kita kan centik centik kayak Bunga Citra Lestari yang hot pisan. Tukul juga oyeeee.
    Nonton bola? capeeeeeeeeeeeeeee deh

  12. #13
    Doi, malah menurut gua, sinetron Indonesia itu tidak mendidik. Banyak mengajarkan hal2 buruk yang bisa saja ditiru oleh pihak2 yang belum dewasa. Sinetron Indonesia selalu berisi tema perselingkuhan, kekerasan rumah tangga, marah2, bentak membentak, dll. Secara tidak langsung, penonton sinetron itu akan terbawa dengan apa yang ditayangkan, sehingga lama kelamaan anda akan terbiasa dengan semua itu. Katakanlah, perselingkuhan menjadi biasa, bentak membentak juga, dll. Cape dh.

    Lebih baik nonton bola, tiru sportivitasnya, semangatnya, daya juangnya, tapi jangan judi bola. Itu saja.

  13. Untuk mas Amir Karimuddin dan teman2 lainnya, ada yang harus dibenarkan .. Lativi ya Lativi. Hingga saat ini Lativi tidak ada hubungan apapun dengan Star. Tx.

  14. Saya hanya ikut memberikan info aja, LATIVI tdk ada hubungan dgn grup STAR krn saat ini pemegang saham utk LATIVI ada 2 yaitu group BAKRIE dan GRUP MAHAKA, coba lihat saja skrg Dirutnya LATIVI yaitu Erick Tohir yg juga Dirutnya JAK-TV. Nantinya LATIVI berencana akan menjadi TV olahraga pertama di Indonesia. Sayang sekali EPL belum bisa disaksikan di seluruh Indonesia krn daya jangkau siaran utk LATIVI masih terbatas dan dengar2 siarannya di parabola ataupun di operator TV berlangganan yg lain akan diacak spt LIGA ITALIA di TRANS7. Jadi semuanya ini hanya utk meredam demo yg terjadi dan tetap saja ASTRO masih menikmati keuntungan akan hal tsb. Oh iya, kalau tidak salah siaran ANTV dan LATIVI juga di ASTRO tidak ada, coba cek aja websitenya.

  15. Mau ada hubungan atau tidak pokoknya bisa nonton BPL.Dari awal sudah dibilang tak ada BPL hidup serasa mati, kenapa sekarang malah ribut, lebih baik mendiskusikan bisa tambah pertandingan lagi apa nggak, #15, bunga tenang aja pokoknya kami semua mendukung Mu, kan LATIVI “BERANI BEDA”. GO REDS.

  16. Hwahaha.. mm kita orang Indonesia ini maunya gratis mulu. Mau seneng tapi ga mau keluar duit. Sudah diberi satu juga kurang. Di Inggris sendiri, setiap pemilik TV wajib bayar iuran ke negara. Sekalipun begitu.. Liga Premier tak ditayangkan langsung BBC. Tetap saja penggila bola harus merogoh kocek ekstra buat berlangganan TV satelit semacam Sky untuk menyaksikan Liga Premier.

  17. Pingback: …::Bapa Jali::… :: [Update]English Premier League, (nggak) hanya di Astro…! :: October :: 2007

  18. wah seru juga ya debatnya. ada silang EPL ribut…ga ada silang EPL lebih ribut.daripada ngributin gitu, mending kita cooling down aja. kita pikir gimana sepak bola (atau olahraga secara umum)indonesia bisa maju and layak jual. jadi kita ga kalah sama orang asing. kalo kita bisa jual olahraga kita kan kita bisa dapet duit. daripada ngributin olahraga luar. mereka yang untung dapet duit, kita yang cape debat. bikin laper aja.
    ayo sama2 bertindak (jangan cuman mikir doang lagi!!, bikin olah raga kita maju. kalo bisa kita jual, kita dapet duit, kita bisa beli tu ASTRO, kita buka siaran gratis lagi buat Indonesia.
    buat TV kabel, aduh kayaknya jangan dulu beroprasi kali di Indonesia. daya beli kami belom mampu. makan aja susah ko beli siaran langsung sepak bola. thanx for yaour atention…
    regards,

  19. Satu atau banyak ga masalah. yang penting Lativi segera perluas jangkauan siarnya. Kasian suadara-saudara kita yang ga ada sinyal Lativi.

  20. menurut saya astro paling tidak memberikan 2 siaran langsung dan 1 siaran tunda karena bagi kami pencinta epl 1 siaran langsung & satu siaran tunda itu sangat kurang & menurut saya sebaiknya epl tidak usa di siaran lativi tapi di antv saja karena antv gambar nya lebih baik dari lativi

  21. jangan kita di perbudak oleh liga inggris.mari kita bangkitkan sepak bola nasional.buat pemerintah terkait di PSSI saya sangat setuju kalo super liga yang akan segera ada di indonesia harus di isi oleh club yg benar2 berkualitas di segala aspek.misal: club harus di pegang oleh perusahaan berbadan hukum,minimal punya deposito di bank,fasilitas lengkap dan memenuhi standard AFC.sosialisasikan pada masyarakat indonesia.bukan tidak mungkin sepak bola nasional akan menjadi primadona dan rebutan televisi lokal bahkan sampai ke negara tetangga mengingat indonesia merupakan negara berpendudukan kedua terbesar didunia.soal penonton jangan takut kalah byk dari penonton yg ada di bundesliga dan j-league.jadikan sepak bola nasional sebagai pilihan utama masyrakat kita.ciptakan budaya cinta produk lokal melalui si bola mungil.jangan pesimis bung! tidak ada yang tidak mungkin didunia kulit bundar.asal tetap konsisten dengan apa yg direncanakan pasti bisa.ayo para milioner indonesia.promosikan diri anda melalui sepak bola.

  22. saya nge-link ke sini, dapat dr mas hedi sang wartawan bola….wah soccer freak yah mas….salam kenal…..

    mampir2 ke tmpt saya yah…www.bolanova.com

    best regards

  23. Jangan samakan penduduk Indonesia (yang melarat) sama warga Inggris (yang sugih2). Emangnya kita yang melarat ini seneng byr 200rb/bulan hanya demi nonton bola ??? Iya kalo kerjaannya anggota DPR yang tidur melulu. Buat apa Lativi nayangin EPL kalo tim yang bertanding rongsokan semua.. Mending nggak usah siar’in sekalian. Nggak usah pake iklan GRATIS dgn gbr tim Big Four EPL padahal yang ditayangkan tim sekelas Fulham & Derby. Astro F*ck & Sh*t !!! Lativi podo ae..

  24. nonton bola itu bikin hati seneng,jadi gak usah pake ribut2..apalagi yg gratisan masih di ributin! bisnis emang kejam,yg penting gmn caranya kita bisa selamat dunia & akhirat:)lativi emang berani beda. maju terus lativi..pantang mundur!!

  25. Mulanya sih kita menaruh harapan besar pada lativi karna dapat siaran langsung bpl. Eh taunya cuma DERBY lantas SUNDERLAND dan mungkin BIRMINGHAM. Kalau begini sih mending menabung stamina untuk bangun dinihari supaya bisa melihat aksi MESSI dan HENRY atau ROBINHO yg on fire lagi .,ESS STAR -AN ASStro trus LATEtivi (KATROK SEMUA ) Kita bplmania sudah diam ternyata tertipu oleh mereka. ayo DEMO LAGI. Pak wapres JARWO sentil lagi tuh ASStro.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s