Mudik Asyik

Mudik asyik, tapi harus hati-hati

Saya tidak pernah mudik saat lebaran. Sejak dulu selalu di Jakarta. Yah, paling tidak menikmati Jakarta tanpa kemacetan, Jakarta tanpa hiruk pikuk kendaraan yang bersliweran. Tapi, saat lebaran sangat sulit mencari kendaraan umum. Mungkin karena sebagian besar sopir juga ikutan mudik. Atau paling tidak mereka libur dari rutinitasnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya selalu rajin memantau bagaimana repotnya orang yang mudik menggunakan angkutan umum. Setiap tahun pasti kita melihat adanya kemacetan yang mengular saat menjelang lebaran dan saat pemudik kembali ke Jakarta. Setiap tahun pula saya pasti membaca ada orang yang dibius saat akan mudik, semua barang berharganya raib digondol penjahat. Ada lagi yang sama dari tahun ke tahun: kereta api kelas ekonomi dan bisnis pasti dijejali orang. Pasti nanti juga ada gambar orang yang memasukkan bayi ke dalam kereta lewat jendela. Dari tahun ke tahun headline koran berisi gambar-gambar seperti ini selalu berulang saja. Atau cerita mengenai pemudik yang naik kereta ekonomi dan terpaksa duduk di toilet kereta sepanjang perjalanan dari Jakarta sampai Kutoarjo atau Jombang.

kereta

Semoga tidak ada lagi pemudik yang duduk di atas kereta sepanjang perjalanan. Itu nekad namanya. Kalau memang tidak bisa naik kereta kelas eksekutif, ya paling tidak jangan naik kereta di atas gerbong. Itu namanya VIP atawa Very Idiot Person. Hahahaha… Berbahaya!

Moga-moga tahun ini lebih baik lagi, ya. Anda punya pengalaman mudik naik angkutan umum yang asyik? Atau mudik naik kendaraan roda dua menyelusuri pantai utara Jawa? Sudilah berbagi di sini romantika yang Anda rasakan itu. Yah, sekedar berbagai untuk saudara yang lain yang akan mudik juga.

9 thoughts on “Mudik Asyik

  1. Mudik buat saya ‘horor’. DUlu pernah naik kereta api, sepanjang perjalanan ke kampung halaman, harus rela duduk beralaskan kerta koran. Terus sepanjang perjalanan, harus rela mencium apeknya orang2 yang terperangkap di ruang sumpek. Padaaatt banget bo, keretanya. Terus, dua tahun lalu, ketika cipularang belum ada, mudik lewat puncak. Ke bandung biasanya cuma 3-4 jam. Saat itu, pergi dari kantor jam 10 malam, sampai di gerbang tol Bandung pas imsak. Ujubuneng.. Mungkin ‘horor’ mudik itu salah satu kenikmatan lebaran yaa??

  2. mudik, fenomena yang menarik! aku sangat suka mengamati mereka. aneh luar biasa! lihatlah usaha habis-habisan mereka untuk pulang, seperti pada postingan diatas.

    bahkan ada yang lebih ekstrim! bersepeda motor dengan isteri dan dua anak plus tas tas.

    pada sepanjang perjalanan, bisa menyaksikan beragam ekspresi dan kejadian, dari segala kelas sosial.

    dan mereka menjadikan kampungnya sebagai panggung peraga.

    lucu, namun diam-diam ada seberkas kegetiran disana…. :)

  3. Karena kebetulan saya ga lebaran, jadi saya bisa nikmati sepinya jalanan jakarta. Ga perlu ngebut, tapi gimana rasanya bisa jalan stabil 60 km/jam hehehe

  4. MUDIK? istilah itu ga bakalan luntur sepanjang umur dunia ada, banyak sukanya sih…malah kalo mudik ga macet, ga ada kesannya bo….ga bisa melihat tingkah manusia dari kelas VIP sampe kelas balkon……

  5. Pingback: MUdIk « Ammar ’s Stories

  6. Dua tahun lalu merupakan mudik terakhir pakai sepeda motor….dan paling horor, soalnya di Cikampek motorku kepleset batu..jatuh!! Adikku terjerembab pas di depan mulut depan mobil sedan…Syukur arus kendaraan roda dua bergerak pelan karena macet…bayangin kalo itu jalanan lancar…nasib adikku entah bagaiomana…

  7. -saya terharu karena cuma bisa melihat orang mudik sambil menangis dlm hati karena thn ini nggak mudik.emang mengasikkan mudik bareng2 pakai motor.yang penting keselamatan no 1.ok semua

  8. Gundip—-25-Sept-2008

    Laahhhh pada bae brooo…Aku juga ngak puleng kampoeng nih,
    pernah mudik DARI Jkt sampai solo,Eemm sama kakak eeeeee motornya mogokk di Tegal gue nginap sampai pagiiii hingga sampai siang belum juga kelar2 di bengkel.cerita begini,motor baru gue setiap ngisi di pom bensin di campur pakai OLI…eDANNNN ngak…
    sebelum nyampai rmh yaa gitu deh.aturan satu hari nyampai jadi 2 hariiiiiii bikin kapook.pulang mudik jalanin normal aja bw motor elhou iyaa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s