Malaysia yang Makin Menyebalkan itu

Tetangga ini semakin menyebalkan saja…

Hubungan kita dengan tetangga serumpun ini memang akhir-akhir ini agak memanas. Nasib tenaga kerja Indonesia di Malaysia sering menjadi berita. Yang terkenal tentu saja adalah kasus Ceriyati yang tidak ceria itu. Dia nekad kabur melalui jendela apartemen di Malaysia menggunakan untaian kain yang dipilin-pilin. Dia mengaku disiksa oleh majikannya yang berkewarganegaraan Malaysia.

Malaysia

Kemudian ada TKW yang bernama Parsiti yang juga nekat kabur dari lantai 22 sebuah apartemen di Klang, Selangor, Malaysia. Nasibnya masih mujur, ia diselamatkan tetangganya ketika tergaing-gaing di lantai 15. Parsiti nekat kabur karena tidak tahan dianiaya majikan perem­puannya. TKI ini menjadi PRT sejak tiga bulan lalu pada sebuah keluarga yang oleh Parsiti sendiri tidak diketahui siapa namanya. Pariati sempat bergelantungan selama 30 menit di depan sebuah jendela lantai 15 apartemen tempat majikannya tinggal.

Kemudian ada kasus Astro yang dianggap melakukan monopoli siaran pertandingan Liga Primer Inggris setelah tahun-tahun sebelumnya kita bisa menikmati aksi sepak bola ini secara gratis lewat tv lokal. Tentu saja para penggila Liga Primer sangat geram terhadap Astro yang notabene adalah perusahaan asal Malaysia yang bekerjasama dengan perusahaan lokal Indonesia untuk menyediakan layanan televisi berlangganan.

Sekarang ada lagi kasus yang baru. Seorang wasit Kejuaraan Karate Internasional asal Indonesia bernama Donald Peter Luther dipukuli oleh polisi Malaysia hingga babak belur. Kondisi Donald, yang diundang sebagai wasit resmi kejuaraan karate internasional itu sungguh memilukan. Mata, pipi kiri, pipi kanan dan kemaluannya bengkak serta rusuk bagian kanannya rusak gara-gara dihajar dengan membabibuta oleh polisi Malaysia. Tidak heran jika akhirnya Indonesia memutuskan menarik diri dari Kejuaraan Karate Internasional itu. Sungguh biadab polisi Malaysia itu. Tidak berperikemanusian. Tidak menghargai tamu yang datang atas undangan resmi.

Well, Malaysia nampaknya mulai sombong dengan keberhasilan pembangunan ekonominya. Sayangnya mereka takabur, tidak sadar bahwa yang mengerjakan berbagai proyek gedung bertingkat di sana adalah para buruh asal Indonesia. Yang mengerjakan perkebunan kelapa sawit mereka juga sebagian besar adalah buruh Indonesia. Sayangnya perlakukan mereka tidak manusiawi. Kita dianggap sebagai bangsa budak yang bisa disiksa seenaknya majikan.

Bagaimana nih, kita dilecehkan sebagai sebuah bangsa…

57 thoughts on “Malaysia yang Makin Menyebalkan itu

  1. Sebetulnya banyak kok orang Malaysia di Jakarta, contohnya orang orang Excelcomindo Pratama. Cegat aja di Kuningan dan hajar mereka rame rame.

  2. jgn lupa, Malaysia jg pernah memprotes ke-ikut-serta-an Singapore sebagai tuan rumah F1 karena meng-anggap kalo F1 di Asia Tenggara cukup hanya di Malaysia aja…halah…!?! arogan bgt…

  3. #1
    Kalau kita mencegat orang Malaysia, kemudian kita pukuli mereka rame-rame… kemudian, apa bedanya kita dengan mereka yang biadab? Kita bangsa beradab, bung. Bukan seperti itu penyelesaiannya.

  4. Permasalahan TKW di Malaysia ini memang makin menyedihkan . Kalau saya melihatnya solusi yang bisa dicapai adalah pihak Deplu RI harus lebih tegas kepada Malaysia. Seharusnya Presiden RI sudah memberikan tanggapan dan pernyataan sikap, entah kenapa untuk urusan seperti ini kinerja malah tidak bisa diharapkan. Respon lebih cepat datang dari Republik Mimpi. Gimana ini?

  5. Jangan salahkan Malaysia kalau kita sendiri sebagai Bangsa tidak bisa menghargai rakyat negeri ini. Coba lihat Filipina, kalau ada masalah dengan Tenaga Kerja mereka diluar negeri kalau perlu Presidennya turun tangan langsung datang kenegara tersebut menanyakan.

  6. Orang Malaysia pintar memilih bisnis yang sehat. Misalnya Bank Niaga diambil Malaysia. Excelcomindo diambil Malaysia. Sementara Indosat dibiarin aja dicaplok Singapore. Pintar memang orang Malaysia.

  7. #6
    Saya setuju dengan Irwin. Banyak penjahat kita yang juga merampok para TKI, mulai dari para calo tenaga kerja, para petugas imigrasi, di bandara, sampai transport ketika mereka pulang. parah ya…

    #7
    Emang apa istimewanya Bank Niaga dan Excel? Knp bukan indosat yg diincar?

  8. ini malaysia yg pintar atau kita yang memang gampang dibodohi?mungkin bagusnya kita juga instropeksi diri..btw, gw setuju, malaysia sudah mulai arogan (ato mungkin memang sudah dari dulu arogan ma kita ya)

  9. #8: Indosat sedang decline. Semua orang tahu. Excel menanjak cepat dan jadi penantang utama Telkomsel. Bank Niaga pernah menjadi bank tersehat. Sekarang pun masih diakui.

  10. Soal TKW, sepertinya memang selalu bermasalah di mana-mana, ini terutama jika majikannya gak bertanggung jawab. Jadi gak hanya di Malaysia saja, di Saudi Arabia juga gitu. Kuncinya, para agen TKW itu harusnya lbh selektif cari majikan utk para TKW Indonesia. Jangan cuma cari keuntungan saja. mrk jg hrs concern sama keamanan rekan sebangsa yang bekerja di negeri orang itu. Kita, sepertinya harus introspeksi diri deh. Kok bisa ya kejadian sama terulang terus… Kalau kita udh punya aturan dan hukum yang pasti dan jelas, org lain pasti gak bisa sembarangan lagi berbuat seenaknya pada negeri ini. Merdeka!

  11. Soal arogansi Malaysia ini saya sudah pernah mengalami sendiri. Saya melihat bagaimana sikap para petugas migrasi, hotel, dll yang memandang sebelah mata pada turis atau pengunjung dari Indonesia saat mereka melihat paspor RI. Setiap kali ada penjabretan, maling atau perampokan, yang dituduh pertama adalah orang Indonesia. Celakanya mereka dengan terang2an dan bangga bilang ke saya. Duh bete nya bukan main saat mendengarnya. Dan ada lagi… bagaimana Malaysia terutama pers disana menyebut orang Indonesia dengan sebutan “Indon”, sebuah pelecehan yang artinya hampir sama dengan sebutan “negro” untuk orang afro-american di Amerika sana. Sepertinya semakin maju perekonomian Malaysia, bisa semakin arogan mereka. Apalagi kalo kasus2 seperti dalam tulisan diatas tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah Indonesia.

    Sudah saatnya pemerintah Indonesia untuk bersikap lebih tegas terhadap negara tetangga kita yang satu itu!

  12. masalah tkw, memang udah jadi masalah orang indonesia. karena kebanyakan tkw, maka banyak orang indonesia yang akhirnya dipandang sebelah mata.

    kalo masalah arogansi, kayaknya gag bisa memukul rata deh. gag semua orang malaysia gitu. orang indonesia juga ada kok yang arogan.

    masalah wasit itu,
    kalo dipandang secara positip, mungkin karena ketidaktahuan mereka para polisi. eh, polisi indonesia juga sama aja kok.

    tapi tentu, saya sebagai orang indonesia marah. dan pemerintah malaysia harus menghukum para polisi tersebut. dan pemerintah malaysia harus meminta maaf dan menanggung biaya pengobatan dan perawatan si wasit itu…

    intinya? ya… indonesia sama malaysia masih sodara… gag usah gontok2an lagi

  13. Kita harus mulai membangun kebanggaan dan rasa percaya diri sebagai orang Indonesia. Dimulai dari generasi muda terutama anak2.

  14. *abis konpirmasi dari orang malaysia*

    kayaknya tentang wasit itu, memang cuma kebetulan orang indonesia. di malaysia sendiri beritanya malah gag ada. karena media mereka dikuasain pemerintah.

    polisinya mereka juga sucks.

    jadi, ya ngga heran…

    yang jadi pertanyaan, si wasit ini sepertinya melakukan sesuatu. jadi digambar deh sama polisinya…

    udah gitu aja…
    jadi, yaaa ganyang2 malaysia itu malah gag bener. kita masih sodaraan kok sama mereka.

  15. SUNGGUH MENGEJUTKAN SEKALI! Saya tidak bisa membayangkan, bagaimana mungkin seorang wasit resmi u/ sebuah cabang olahraga dari negara tetangga diperlakukan seperti layaknya seorang penjahat kelas kakap atau teroris yang telah menimbulkan kebencian publik yang teramat tinggi, sehingga ketika penjahat tsb berhasil dibekuk, maka layak dikeroyok beramai-ramai (bahkan oleh pihak berwajib). OH GOD … WHAT’S HAPPENED WITH YOU: MALAYSIA??? Tulang kaki kiri patah, muka memar2x, mata berdarah dan tulang rusuk yang cedera parah jelas merupakan keadaan yang tidak dapat ditolerir. Kita harus mengirimkan nota PROTES KERAS dan MENUNTUT agar aparat negara (preman2) Malaysia yang terlibat, DIADILI dan MENDAPAT HUKUMAN YANG SETIMPAL. Bila kita tidak mendapatkan tanggapan serius dari pemerintah Malaysia, tolaklah setiap ajang olahraga yang diselenggarakan di negri tsb dan beberkan kepada dunia alasannya bahwa: TIDAK AKAN ADA JAMINAN KESELAMATAN UNTUK KONTINGEN NEGARA LAIN DI MALAYSIA!

    Polisi Malaysia, anda telah merusak hidup seseorang. Bagi saya, patah kaki / tulang rusuk cedera / muka memar2 (spt Mr.Donald Peter Luther) termasuk cacat fisik. Kesehatan & ketahanan tubuh korban tidak akan pernah bisa kembali seperti sebelum dikeroyok. SADARILAH HAL ITU … dan bayangkan bagaimana bila anak anda yang mengalami hal itu (baca: dikeroyok orang lain) :(

    Dengan ini, saya menyampaikan simpati saya yang sedalam-dalamnya untuk Mr.Donald Peter Luther. WE SUPPORT U, DONALD! FOR MALAYSIAN GANG POLICE, U JUST GO TO HELLLLL!

    PS.Sekilas, teringat kembali bagaimana bang Yos diperlakukan oleh aparat australia. Dan kalau tidak salah, sampai sekarang pemerintah Australia menolak permohonan minta maaf kepada pemerintah Indonesia. SEBUAH AROGANSI YANG AKAN MERUGIKAN NEGARA ITU SENDIRI!

  16. Untuk masalah TKI, saya pikir di negara lain pun kasusnya sama. Opini saya pribadi: seharusnya TKI yang akan dikirim dibekali pengetahuan dasar mengenai skill, language & self-confidence. So, majikan2nya akan lebih segan melakukan hal2 yang negatif. TKI juga harus tahu bahwa mereka juga punya hak untuk mendapat perlindungan hukum, walaupun di negara tetangga.

    Untuk astro, silahkan lanjutkan cara bisnis anda yang legal secara hukum bisnis tetapi kurang etis dari sisi etika bisnis. Just wait & see!!! What you do will come back to you. That’s for sure!!!

  17. #19: Bagaimana caranya? Kasih tahu dunk anak muda ini, biar klo udah nikah & punya anak, bisa mendidik dengan baik. :)

    #20: Ok setuju. Di Indonesia aja presiden gak peduli2 amat ama rakyatnya, bagaimana di negara lain :(

    Tapi kita2 kan butuh solusi, gak mungkin sabar&damai2 aja.

    Mungkin citra kita yg dibawa TKW memang bikin jelek Indonesia+warga indonesia, jadi dikit2 org kita melakukan kesalaha, langsung HAJAR. saran saya, crak aja tuh situs2 malaysia :)

  18. lantas …

    jangan terus berteriak, lantang berkoar menghujat orang dan menyalahkan orang lain, jika diri kita sendiri tidak mau berubah :D

  19. *) Pemerintah Indonesia, tunjukkan kalau kita adalah negara beradab. Tunjukkan kalau pemerintah melindungi rakyatnya.
    *) Malaysia, ck..ck.. anda mengaku sebagai negara…, tapi lihatlah perbuatan aparat anda ini.
    *) Mr Donald, semoga cepat sembuh dan kami mendukungmu
    *) Ya Tuhan, ampunilah keempat aparat itu…

  20. Blom lagi – yang skarang juga lagi heboh: Bunga Citra Lestari yang pacaran sama orang Malay.
    Hiks, apa cowok2 Indonesia kurang oke?

  21. #27 Comment by GraftedGrape :
    On August 28, 2007 10:18 am

    *) Pemerintah Indonesia, tunjukkan kalau kita adalah negara beradab. Tunjukkan kalau pemerintah melindungi rakyatnya.
    *) Malaysia, ck..ck.. anda mengaku sebagai negara…, tapi lihatlah perbuatan aparat anda ini.
    *) Mr Donald, semoga cepat sembuh dan kami mendukungmu
    *) Ya Tuhan, ampunilah keempat aparat itu…

    Gw tambahin:
    *) Ya Tuhan, ampuni juga para pembaca blog ini :(

    *) Ampuni bangsa kami, ampuni para pemimpin kami…

    Aduuuh, sedih punya bangsa kerjaannya dijajah, dilecehkan…dijajah belanda sekian ratus tahun…jepang sekian tahun…sekarang amerika ikut2an njajah…ampe kita ga punya harga diri dihadapan tetangga kita…hiks..

    Anyway, busway…let’s get work harder to make this nation a bit stronger!!!

  22. Setau gue pemukulan terjadi karena wasitnya menolak untuk di investigasi oleh para polisi, kemudian dia juga melawan memukul… Tapi apa boleh buat, namanya juga sudah dikeroyok ya jadinya babak belur. Masalah perminta maafan Malaysia, anehnya kok gue ngerasa yg seharusnya minta maaf itu bukan negaranya ya? Tapi harusnya organisasi kepolisian Malaysia itu… Katakanlah kita ke sebuah restoran lalu pegawai restonya bikin kita kesel, mestinya kita protesnya ke manager restoran tersebut, bukan ke pengusaha restorannya. Menurut gue sih gitu… Maaf ya kalo tak berkenan di hati.

  23. YAP! sehrsnya negara kita ga untut apa² dulu ke Malaysia (dlm hal ini : permintaan maaf dari Malaysia). Biar aja mrk malu sendiri, daripada kita nuntut maaf² ujungnya malah dibego²in. Seharusnya dbcarakan scara baik², meminta pendapat Malaysia dulu mengenai hal ini. Nanti toh mereka akan minta maaf sendiri secara ikhlas tanpa harus kita mengemis².

  24. Saya pikir, malaysia tidak sepenuh hati menganggap kita sebagai negara sahabat walaupun posisinya dekat bahkan serumpun. Kita lihat saja, kasus pemukulan wasit karate asal indonesia, media massa malaysia tidak memuat tentang kasus ini. Dan menlu malaysiapun atas nama pemerintah malaysia tidak mau meminta maaf, dengan alasan kasus ini dalam proses di kepolisian, Memang malaysia tidak pernah menganggap kita sebagai sahabat. kalo tidak percaya cari di google: Orang Indon, kita akan tau jawabannya.

  25. Sedikit personal opinion, gw rasa org malaysia (masyarakatnya,bukan pemerintah sialannya) itu di satu sisi iri sama kita. Di negara yg ngaku2 negara islam itu, pelihara anjing dilarang, makan bebek dianggep tabu (kecuali utk etnis cina), baju sok2 rapet, pdhl kelakuan rakyatnya bs dbilang lebih ancur dr org sini. Gw rasa krn makin dilarang makin menantang, makin bikin penasaran. Jd mereka pura2 baek dan menjalankan hidup sesuai norma2 pdhl itu semua cuma kepalsuan belaka. Negaranya keliatan sempurna pdhl di dalemnya barbar dan bnyk bobrok jg. But still, mana yg lbh baik, di luar perfect dlm ancur, atau luar dlm ancur ky indonesia? Well at least we’re less hypocrite than them. Hm..

  26. sebagai orang bijak sudah sepantasnya meminta maaf atas kesalahan asuhannya…
    kalau gak minta maaf yah anggap aja bukan orang bijak… :D
    artinya orang NGGATELI, KUTU BUSUK, NJIANCUKI.

  27. Mengapa Bung Karno dulu menyerukan Ganyang Malaysia? Karena Bung Karno tentunya telah mempelajari bangsa ini yang kurang beradab. Namun karena kepentingan interest pengusaha TKI/TKW maka bangsa Indonesia dibiarkan dengan senang hati rela untuk menjadi BUDAK BELIAN, rela harga dirinya diluluh lantakkan. Yang heran Departemen Tenaga Kerja di Indonesia apa gawenya ya? Kok? Tidak cepat tanggap dan tidak memetik pengalaman ini? Apakah bangsa kita memang sangat suka diperhina dan dilecehkan negara-negara lain untuk dihargai sebagai BUDAK BELIAN?

  28. malaysia tuh.. banci semua…
    website universitas di malaysia di deface tes php script injection tools
    wehehehhe..

    ======== > http://edc.uum. edu.my tujuannya sih agar orang2 yg ngaku2 negaranya sebagai “Asia Sebenarbenarnya”
    > bisa baca pesan yg di “titipkan” di website mereka… dan pasti tidak lama
    > lagi admin web tersebut akan memperbaikinya kembali… bukan merupakan
    > langkah rumit bagi seorang administrator web..
    > apalagi website Universiti Utara Malaysia yaitu http://edc.uum.edu.my
    > adminya pasti seorang pakar IT hebat di kampusnya… seperti webmaster
    > ung.ac.id yg pegang admin juga kan orang kampus…
    >
    > daripada siaran TV kita gak pernah di relay di Malaysia… maka.. salah satu
    > cara yaitu lewat deface webnya.. biar langsung kena ke orangnya….
    >
    > jadi … gak usah sampe ada KESUMAT DENDAM atau apalah namanya…
    > hari ini mungkin websitenya kembali normal kok…. santai aja…
    > Malaysia lagi kehilangan muka gara-gara badmintonnya
    > nggak lagi berbulu dan bolasepaknya hancur lebur di
    > Piala Asia kemarin. Seperti kita tahu, lewat dua
    > sektor itu Malaysia merasa pernah menandingi
    > Indonesia yang nyaris mengganyangnya. Mereka juga
    > merasa naik gengsi dengan memiliki Mahathir yang
    > berjuluk “Soekarno kecil”.
    >
    > Jadi, buat apa membenci orang yang punya kekurangan?
    >
    > Soal musik sampah, itu lantaran mereka lagi gedeg.
    > Susah-payah bikin lagu-lagu yang mereka klaim sebagai
    > genre “Malaysian Rock”, eeh…
    > ternyata bikin begituan cuma hal sepele saja buat si
    > Sheila Ungu on Kangen Seven. Pasalnya, rock malesya
    > itu melulu “Isabela adalah…”
    > yang merinto-rinto penuh harahap. Sedangkan Indonesia
    > yang punya sejibun rocker aliran apapun, nggak perlu mendongkrak
    > dirinya untuk kelihatan eksklusif. Malah, dengan rendah hati kita
    > mengakui rocker juga manusia.
    >
    > Jadi, buat apa membenci orang yang kurang perhatian?
    >
    > Malaysia samasekali bukan tandingan Indonesia. Jangan
    > kotori jari kita untuk nyentil orang yang banyak kekurangannya.
    > Tapi tetap, kita harus waspada terhadap penyusupan pemikiran
    > fundamentalis (sejak pertengahan 1980an kalau nggak salah) serta
    > ekspor
    > teroris macam Azahari & M.Top yang sengaja menghancurkan nama
    > Indonesia dan – langsung atau tidak – merampas kue pariwisata kita.
    >
    > Jadi, ndak ada gunanya membenci orang yang cemburuan.
    > Semakin kita membenci Malaysia (dan Singapur) &
    > semakin keruh situasi kawasan, semakin senanglah si
    > ceriwis Inggris. Apalagi kalau sampai timbul
    > konflik, semakin leluasalah pasukan sekutu
    > mengangkangi Selat Malaka
    > dengan helm PBB – seperti di Timtim itu.
    >
    > Inggris, bangsa yang gampang marah dan pendendam itu,
    > bagaimanapun pandai mempermainkan wajah & lidah demi
    > peran aristokratnya. Dia lebih suka menyuruh orang
    > lain menjalankan misinya. Tapi kalau sudah
    > kelewat ngebet, maka perangai aslinya yang lebih
    > rendah dari bonek dan lebih sadis dari residivis pun
    > muncul. Lihat, apa kurang jauhnya Malvinas dari
    > London? Toh direbut juga sekalipun dengan
    > menenggelamkan anak-anak mudanya di lautan beku.
    >
    > Kita, Indonesia, boleh marah terhadap proyek Inggris
    > bernama “Malaysia” itu, tapi tidak kepada pribumi di
    > sana. Saudara-saudara di Semenanjung itu justru perlu
    > dibantu untuk bebas menjadi dirinya
    > sendiri. Kita boleh tersinggung akan perlakuan
    > adik-adik kecil itu.
    > Tapi membenci? Kok jadi mirip Tessy Srimulat; mantan
    > KKO yang lebih seneng nyubit ketimbang tetap gagah.
    >
    > Sebagai yang lebih tua kita wajib membimbing Malaysia
    > ke jl. yang benar. Lihat, mereka kan masih nggak ngerti cara
    > bertetangga, salah memahami rock, serta keliru pula memaknai lagu
    > santai
    > sebagai anthem kerajaan…: )
    >
    > Nggaklah. Indonesia masih lebih gagah dan punya harga
    > diri dibanding “Malaysia”. Masalahnya tinggal bagaimana kita
    > menggali, menemukan, dan membangunkan lagi jatidiri Indonesia.
    >
    > Kerja ini bisa tambah ruwet kalau melihat pidato SBY
    > yang terkesan jadi jubirnya Malaysia: “Kalau (polisi
    > itu) terbukti bersalah, akan ditindak”.
    >
    > Akhirul kalam, mari kita benahi saja dulu dari titik
    > ini; para pemingpin itulah yang – sadar atau tidak,
    > sengaja atau tidak – membuat bangsa ini serba menciut
    > dan ketinggalan di mana-mana.
    > Tangani setiap perselisihan dengan Malaysia atau
    > siapapun secara logis dan dewasa. Juga dengan
    > pemerintah sendiri.
    >
    >
    >
    > —
    > Richie http://www.richie.it.tc
    >
    > Hulondalo Kid
    >

  29. Malaysia …?? emang sering buat ulah sama Indonesia:
    1.Kapal Phinisi kita di pantenkan sama mereka, kurang ajar banget kan…!!!
    2. pulau-pulau kita di caplok, sipadan, ligitan, ambalat..!!
    3.Kayu-kayu kita di colongin, dasar bangsa pencuri..!!!
    4.TKI kita banyak di siksa…!!!
    5.Banyak mendidik teroris yang dikirim ke Indonesia…!!!
    6.artisnya banyak yang cari duit di Indonesia, kayak si jelek Siti Nurhaliza..!!!!
    7.Dulu kita mau buat tempat perjudian di kepulauan seribu, di tentang abis sama mereka…eh ternyata Malaysia bikin perjudian di genting dan menghasilkan devisa buat negaranya….!!! dasar munafik…!!!
    8.ngaku selalu serumpun, tp memperlakukan bangsa Indonesia kayak budak…, kurang aja, lebih biadab dari Amerika…!!!
    9.Tapi kita patut berbangga , kemerdekaan Malaysia kan dikasih sama Inggris…payaaahhhhh loe…!!!!
    10.so, gak ada untungnya kita berhubungan sama Malaysia, maka….putus aja hubungan diplomatik…!!! beres kan…!!!

  30. Satu lagi … si kampungan ASTRO mau main api di negri kita dengan memonopoli hak siaran liga inggris. Kampungannnn loeee …

  31. Setuju ma komentar #42,malaysia emg ngr paling munafik. Ampe siti najonghaliza yg bisanya nyanyi lagu ciptaan org indonesia jg munafik berat, sok manis pdhl ngerebut suami org! Kemerdekaan mrk emg dikasi jd mrk tau idup enak doang, agak ga adil sih liat kondisi mrk dibanding kita..
    Tp 1 yg penting, disana ga ada budaya bAca, anak mudanya lebih dongo dr anak indonesia (at least gw tau kbnykn anak muda kita BACA BUKU,unlike them!) jd kenapa hrs ngerasa lebih rendah dr mrk? Emg we end up producing tki dan tkw “doang”,tp itu krn pemerintah kt yg ga bs subsidi merata ke semua propinsi kan? Gara2 ngr kepulauan, males bgn daerah laen yg jauh2, alhasil semua NUMPLEK PLEK di jkt tercinta. Pengangguran merajalela, org stres dan gila dimana2. My point is, kita berpotensi lebih hebAt dr mereka, otak kt lebih bekerja dgn baik, musik n film kt jg jauh di depan malaysia. tinggal mslh kebijakan pemerintah aja yg terus bikin kita jd bAngsa terbelakang gini.

  32. untuk semua yang masih peduli dengan bangsa dan negara Indonesia, gabung dong di friendster dan di add as friendlist di : gerakan_cintatanahair

  33. arin :

    1.Kapal Phinisi kita di pantenkan sama mereka, kurang ajar banget kan…!!!
    quote:

    kapal phinisi bukannya sudah dipatenkan jepang thn 70an? selain tempe.
    yg dipatenkan m’sia=rendang padang,batik pekalongan,angklung?,jamu2 kebaya bordiran khas indo pun sedang diincar untuk mereka patenkan,jangan2 teh botolpun mau dipatenkan m’sia juga. hehehe…
    sbb di usa penemuan teh dlm es awal 90an dianggap suatu revolusi minuman setelah cucacula pdhl di indo dah 30an thn sdh ada.
    *out of topik nih he3..*

  34. Iya nih kayaknya emang Malaysia makin arogan, aku juga kesel liat mereka ngaku2 angklung punya mereka and menolak klo itu alat musik tradisional Indonesia. huah nyebelin mana mereka pake ganti nama angklung jadi malay bamboo. huek orang pas liat di metro mirip angklung bgt gitu bentuknya orang emang itu angklung kok!!!
    KESEL..kok pemerintah lambat bgt yah bergeraknya. tar jgn2 seluruh Indonesia mereka akuin jadi Malaysia lagi. GA MAU……..ngakunya serumpun kok sukanya main serobot aja punya sodara…

  35. malaysia bikin ulah lagi….
    Masak lagu Rasa Sayange kita yang dari Maluku itu , dijadiin jingle pariwisatanya mereka…
    dasar kurang ajar.., bisanya cuma nyolong kebudayaan kita..

  36. Ass
    Salam kenal semuanya
    Aku ingin mengulang sejarah aja yang baru aku dapat dari kompas bahwa pemimpin malaysia zaman soekaNO Tn Abdul Razak menginjak-menginjak kaki lambang bangsa Indonesia, yang di suruh paksa oleh demonstran malayasia, karena itulah soekarno naik pitam dan mengatakan tidak ada pemimpin bangsa yang sebenci-bencinya terhadapa negara lain yang bersika seperti itu. Sehingganya Soekarno menginvasi Malaysia dan gagal karena TNI tidak sepenuh hati berperang dan Malaysia didukung Inggris.D
    Dan menururt analisa saya, aksi malaysia beerapa tahun belakanganag terhadap NKRI merupakan aksi kelanjutan dari zaman dahulu. Dan Mereka tidak ingat siapa Guru dan Saudara mereka.
    Sedemikian dulu.
    Thanks

  37. at # 51..
    sebenernya dulu itu masalah nya apa sih pak? sampe di malaysia demo anti RI segitunya? dan setau saya masalah itu juga jadi akar masalah gestapu, karena pada saat itu yang mendukung Sukarno mengGanyang malaysia hanya PKI “(Sukarno saat itu tidak mau membubarkan PKI ya salah satunya sebab itu), dan TNI memang tidak sepenuh hati, sehingga yang dikorbankan adalah pasukan yang di turunkan. CMIIW
    masalah malaysia yang sekarang arogan, ya mungkin karena mereka merasa mampu,merasa lho ya, dulu dosen dosen saya dengan bangga bercerita kalo dia juga harus bolak balik ngajar ke malaysia, nah sekarang kok banyak mahasiswa kita yang malah belajar disana.Indonesia nya yang harus memperbaiki dan sense of belonging thd asset2 nya yang harus di koreksi, jangan tenggelam di kebanggaan semu masa lalu. kalo masalah banyak asset kita yang di akui malaysia kan masalahnya kita sendiri kurang memperjuangkan, mungkin mereka menganggap karena gak di pake di Indonesia jadi mereka pake aja kali ya.. :p . Kalo pada menyerukan perang or ganyang malaysia itu kebayang gak sih kalo perang itu ga enak,lha emang yang bakal perang situ? kan kasian yang kaya USMAN-HARUN, marinir yang di gantung di sana, wong saya yang baru ngimpi kalo daerah saya di kebagusan di invasi oleh pasukan berkuda dari australia aja sudah ga enak kok.. he3x OOT
    Btw, masalah polisi malaysia, saya pernah denger.. kalo polisi dan tentara malaysia itu banyak nya orang jawa ya CMIIW, nah lho..?

  38. Pingback: JalanSutera.com » Malaysia Memang Makin Menyebalkan

  39. Wah ribut2 to. Tapi bagus2 banget, menunjukkan bahwa kita adalah negara yg bebas walau terikat undang2. Itu adalah kelebihan negara kita dibandingkan jiran Malaysia (yg katanya serumpun dgn Indonesia). Apa apa semuanya diproteksi pemerintah,siapa2 yg agak rewel mengkritik pemerintah akan ditahan dgn ISA (Internal Security Act).
    Tapi ada yang salah dgn komentar di atas, yg mengatakan banyak artis Msia yg nyari duit di Indonesia. Itu dulu bro’,bukankah skrg artis2 mereka makin gencar protes karena semakin hilangnya kue mereka yg diinvansi oleh industri musik Indonesia. Benar kata kawan di atas, kita ga usah rendah diri. Karena lambat laun kita semakin berada di atas mereka. Saya optimis kok itu semua akan tercapai. Dari kondisi ekonomi kita sekarang saja semakin menunjukkan perbaikan,bahkan melebihi prediksi para pakar ekonomi dunia (WTO,IMF etc). Msia, ah anggap saja anjing yg menggonggong. Bukti2 bahwa kita semakin beranjak naik,
    Bursa kita semakin jauh meninggalkan Bursa mereka (bahkan terbaik 3 di dunia)
    Industri musik dan film kita telah mencaplok porsi industri musik dan film mereka sendiri di dalam negeri mereka.
    Pertumbuhan ekonomi kita semakin lebih tinggi daripada mereka
    Semakin pulihnya industri wisata kita yg ujung2nya mengancam wisata mereka
    Dan banyak lagi.

    Apalagi negara kita diprediksi akan menjadi kekuatan ekonomi ke 7 dari 10 negara maju dunia 2025. Sayangnya Msia tidak masuk daftar.
    Lagi aparat di sana lebih bobrok daripada kita (soalnya saya kerja di tanker Indonesia yg memuat barang2 ekspor ke luar negeri). Begitu melihat aparat mereka yg suka memungut uang dari kapal2 kayu Indonesia dari Sumatera Utara dan Riau yg memuat buah2an dan sayur2an. Kasihan mereka. Satu lagi saya dengar isu2 kalau mereka semakin kuatir dengan kebangkitan ekonomi kita. Jadi janganlah rendah hati, kita jalani pembangunan ini. Dan satu lagi, selamat buat para IndoHackers yg menghack website2 mereka. Salute 4 u.
    Salam Merdeka dari Sabang sampai Merauke, dan dari Anambas dan Talaud sampai ke Rote

  40. gantian aja kita patenkan karya seni malay…mmmmphhh..tapi apa yah.. mereka itukan ga punya karya seni asli malay. makanan aja mirip2 sama makanan aceh gitu kok !
    malay jagonya cuma bisa siksa/dera paraTKI aja kan ?…

Comments are closed.