Tugas Seorang Presiden itu

Apa enaknya jadi presiden?

Bagaimana tugas seorang presiden? Kalau pertanyaan ini diberikan kepada presiden kita, maka jawabannya, “Tugas presiden itu tidak ringan anak-anak! Sepertinya hebat, naik mobil, ada chips-chips-an (motor polisi pengawal- Red). Kalau upacara tujuh belasan jadi inspektur upacara gagah begitu. Kalau ada acara-acara selalu disebut bapak. Tetapi, tanggung jawab presiden besar. Tugasnya berat. Kami siang malam memikirkan nasib dan masa depan bangsa Indonesia, nasib dan masa depan anak yatim, dan nasib dan masa depan rakyat Indonesia.”

Mungkin juga perlu ditambahkan bahwa tugas seorang presiden adalah menghimbau penculik untuk melepaskan Raisya. Hmmm… benar-benar rumit pekerjaan seorang presiden, ya.

Coba sekarang lihatlah tugas Viktor Yushchenko presiden Ukraina, sebuah negara pecahan Uni Sovyet. Seperti disebutkan di situs kepresidenan, presiden adalah “Guarantor of state sovereignty and territorial integrity of Ukraine.”

Jadi, nggak heran kalau dia berusaha mati-matian memadamkan api yang membakar hutannya. Digunakannya sekop untuk menyorongkan tanah supaya api bisa padam. Meskipun masih menggunakan baju kerja yang berwarna putih, dia tidak enggan untuk langsung turun tangan mengendalikan kobaran api yang membakar hutan. Benar-benar berusaha keras dia memadamkan api.

Ukraina

Lalu, apa lagi tugasnya? Presiden Ukraina juga rupanya tidak segan-segan mendorong mobil kebakaran yang mogok. Lihatlah dia bersama para bawahannya dengan sekuat tenaga mendorong truk yang besar.

ukraina2

Benar-benar berat pekerjaan seorang presiden di Ukraina. Bagaimana jika dibandingkan dengan kerja presiden di Indonesia? Ada yang mau komentar?

Foto: EnglishRussia.com

25 thoughts on “Tugas Seorang Presiden itu

  1. Umar bin Khattab pernah mencotohkan hal seperti ini. Begitu takutnya ia kepada Allah kalau masih ada rakyatnya yang kelaparan, karena di akhirat ia akan dimintai pertanggungjawaban tentang hal tersebut. Ia rela membawa sendiri sekarung gandum untuk diserahkan kepada sebuah keluarga yang dilaporkan padanya masih belum memiliki sesuatu yang bisa dimakan…

  2. Jadi bingung tugas seorang presiden itu apa sih sebenernya…(sambil garuk-garuk kepala yg gak ada ketombenya). Tapii..gue salut lah sama pimpinan yang mau turun tangan sendiri membantu apa yang memang harus dibantu oleh seorang pemimpin, Tapiii ya jangan lupa lah sistem delegasi, ntar keasyikkan di’bawah’, tugas yang seharusnya dilakukan seorang pemimpin tertinggi jadi keteteran dehh…peace deh

  3. #3
    Setuju mba susan, jadi presiden jaman sekarang tentu nggak perlu ngusung sekarung beras untuk dibawa ke Tanjung Priok dan menyerahkannya ke orang miskin di sana. Suruh saja, misalnya, Andi Malarangeng yang angkut beras itu. Nggak perlu juga, misalnya, presiden kita ambil sekop utk memadamkan api di hutan bengkulu dan jambi. Yang penting sekarang adalah kebijakan presiden utk kesejahteraan seluruh rakyat. Betullll?

  4. #7,
    eit, presiden kita juga hebad kok. pernah tinggal bersama para pengungsi di gunung merapi. ngantor di porong. presiden kita “hijo” juga khan ternyata…

  5. #7
    Tapiii..mas Puji, apa urusan minyak tanah di negeri ini udah beres?? tadi pagi pas berangkat ke kantor di lingkungan rumahku, yg biasanya adem ayem sama antri mengantri, ternyata udh ada yg antri minyak tanah…hiks. Mungkin susah juga ya menentukan prioritas itu, apalagi sbg seorang presiden..semua penting..bo!

  6. Tapi kira-kira pengamat dan politisi Ukraina ada nggak ya yang bilang,”Ah itu presiden cuman cari muka doang untuk pemilihan 2009″ atau bilang “mestinya itu kan urusan staff, emang dimana pemadam kebakaran”.

  7. Gak cuma presiden Ukrania.. ada beberapa pemimpin (bisa PM, bisa menteri, dan bisa juga presiden) Eropa Timur dan Eropa Utara pasca jatuhnya Uni Sovyet yang juga merakyat. Sampai ada yang kembali ke pekerjaan aslinya (jadi buruh kapal) saat masa jabatannya habis. Ada juga yang tewas ditusuk saat belanja.

    Umat Islam boleh menyombongkan Umar ibn Khattab di masa lalu. Tapi di masa kini, teladan-teladan seperti itu ironisnya banyak yang tidak berada di bumi yang mayoritas masyarakatnya mengaku “Islam”.

  8. Jaman dulu gw kecil di Purbalingga, sebuah kota kecil di Jawa Tengah presiden..eh…bupatinya sampe jadi legenda turun-temurun wataknya yang adiluhung mirip bupati…eh…presiden Ukraina…

    Sekarang mah susah nyari bupati…eh…presiden yang memiliki kepribadian seperti itu disebabkan banyak faktor:
    – pendidikan
    – kultur
    – sistem politik
    – dll.

    Jangankan jadi presiden, jadi lurah aja pake sikut sana-sini…gimana kl jadi presiden…ya sikut2an pangkat 10 :(

    Walhasil…tunggu beberapa generasi…atau tunggu tsunami versi 2 melanda seluruh RI untuk menghapus generasi yang ancur2an ini :(

  9. patut di contoh karena seorang presiden adalah manusia biasa sebelum dia menjadi presiden dia adalah manusia biasa seperti rakyat yang lain..dan dia menyadari itu.dia tdk harus belakangi rakyatnya dengan fasilitas negara yang di berika kepadanya tetapi bagaimana dia terjun langsung dan merasakan itu.di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s