Internet Dodol itu

Ternyata selama ini saya sudah terbiasa hidup berdampingan dengan akses internet. Nggak heran, saat kemarin “terasing” di kehidupan tanpa akses internet, rasanya ada sesuatu yang hilang. Saya masih berusaha untuk mencoba mengecek email kantor. Saya masih kepikiran untuk mengecek komentar di blog, email di pribadi di Gmail dan kepikiran juga untuk tahu siapa yang sedang online di YM.

Ah, ini pasti tanda-tanda kecanduan internet. Tapi, masa iya sih.

Semalam saya sudah kembali ke peradaban. Begitu memasuki kawasan internet, meski masih di jalan raya, saya mencoba mengakses blog via jaringan Telkom Flexi. Semuanya lancar. Tapi, ketika mencoba mengakses Gmail, susahnya minta ampun. Ketika itu saya belum mengetahui bahwa ada jaringan kabel bawah laut di Taiwan yang putus sehingga kita kesulitan mengakses internet.

Pagi ini, meski saya sudah berada di peradaban modern, internet masih belum bisa diakses dengan lancar. Serasa masih liburan saja. Email ngadat, YM mati-hidup, blog tak terakses.

Ternyata, libur internet saya masih harus diperpanjang lagi karena internet sekarang masih bercampur dengan dodol. Yah, 10% internet, 90% dodol. Postingan ini dikirim dengan susah payah setelah sekitar 2 jam berusaha.

15 thoughts on “Internet Dodol itu

  1. Uuuggghhhh…. ngasih comment aja susah…
    ****
    “Dunia terasa Garing tanpa Google & Yahoo..”
    Oh… emailku… oh… YM-ku… oh… Gtalk-ku… kapan balik normal..???
    ****

  2. pusing.. tanpa internet gak bisa ngapa2in.. (susahnye kalo udah jadi manusia online…)

    btw, punten jg buat pengunjung blog saya (http://media-ide.bajingloncat.com).. susah diakses soalnya dari Indo.. boro2 nulis,skrg masih pusing mikirin klien yg komplain karena sitenya tiba2 “mati” karena mereka gak bisa akses.

  3. Pingback: the.preaxz » Gempa, Internet, Aku

  4. *tendang Didats*

    Beruntunglah yang lebih banyak menggunakan layanan lokal dan -terutama- hosting di Indonesia hehehe…

    Serasa libur. Padahal tiap hari juga di rumah hihihi…

  5. Yeah, disaat-saat seperti ini ketika negara harus puasa internet (kata bapak yang terhormat – baca detikdotcom), bersyukurlah saya yang masih bisa tetap berinternet-ria dengan nyaman: bisa nge-up-date 2 blog saya, juga bisa blogwalking, periksa email & liat klip baru di youtube….

    Semoga cepat selesai masalah kelumpuhan ini.
    Salam,

  6. Mas Puji, mau tanya aja nih, KENAPA JUDUL TOPIK-TOPIKNYA SELALU DIAKHIRI DENGAN KATA “ITU”?
    Apa menurut fengshui nya harus begitu?
    Just penasaran aja hehehehehh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s