Buang Lumpur Lapindo ke Laut?

"Lumpur ini dari perut bumi, kami kembalikan lagi ke perut bumi," kata Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, di Jakarta kemarin, memastikan pembuangan lumpur Lapindo Brantas Inc. ke laut tidak akan mencemari lingkungan.

Koran Tempo, Jumat 29 September 2006, Halaman A2

Dalam hati saya bertanya-tanya, apa tidak ada yang salah dengan omongan bapak menteri kita itu. Bukankah semua benda itu pasti awalnya juga dari dalam bumi? Apakah dengan demikian semua yang berasal dari dalam bumi bisa dibuang ke laut dan tidak akan mencemari lingkungan? Benar-benar sebuah pernyataan yang sangat naif dari seorang menteri yang seharusnya cerdas.

Pembuangan lumpur ke laut jelas memberikan dampak yang sangat buruk terhadap lingkungan. Tanpa adanya pembuangan lumpur pun laut kita sudah bertambah dangkal karena adanya erosi tanah yang masuk ke sungai dan kemudian mengalir ke laut. Mengalirkan lumpur Lapindo ke laut juga sama saja dengan mencemari laut dengan lumpur. Berapa jumlah petambak yang mengalami kerugian karena hal ini? Berapa ikan yang mati karena laut menjadi keruh dan berkurang kadar oksigennya?

Ah, menteri lingkungan kita ternyata tidak cerdas, ya?

Read and post comments | Send to a friend

2 thoughts on “Buang Lumpur Lapindo ke Laut?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s