Every Shoe Tells a Story

Dalam edisi September, National Geographic mengutip June Swann, seorang ahli sejarah sepatu yang menetap di Northhampton, Inggris mengatakan,"Sepatu adalah indikator terbaik untuk menunjukkan apa yang sedang dirasakan seseorang."

Saya bukan ahli sepatu dan juga tidak gila mode. Tapi, kok saya tidak bisa melihat perasaan diri saya sendiri ketika saya memandang sandal yang sering saya pakai ke kantor itu, ya? Hah, pakai sandal di kantor? Ya, saya memang lebih sering menggunakan sandal berwarna coklat itu ketika sedang ada di kantor. Rasanya lebih nyaman daripada harus menggunakan sepatu yang tertutup penuh. Sandal ini saya pakai sejak di rumah, menyetir mobil dan masuk ke dalam kantor untuk bekerja. Tapi, sandal ini akan saya lepas dan gantikan dengan sepatu resmi jika ada meeting dengan klien atau bertemu dengan bos besar. Jadi, saya selalu menyiapkan sepasang kaus kaki bersih dan sepatu di mobil.

Jadi, tolonglah saya June Swann. Indikator apakah yang bisa ditunjukkan oleh sepasang sepatu saya itu? Perasaan apa yang sedang saya nikmati? Benar-benar perasaan yang aneh….

Read and post comments | Send to a friend

One thought on “Every Shoe Tells a Story

  1. aku bukan June swan, tapi endah cantik, dan mencoba membuat rumus perasaan sepatu. hihihihi…kalo pake:sepatu kulit=merasa eksekutifsepatu ket=merasa lincahsepatu sandal=merasa di dua dunia sandal jepit=merasa kebelet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s