Jalan Thamrin pada Suatu Siang

Dscn2228
Dscn2227
Dscn2226
Dscn2225
Dscn2224
Dscn2223

Jl. Thamrin
Jl. Thamrin

Apa yang bisa dilakukan pada saat mengendarai mobil di jalanan Jakarta yang kadang macet? Ada banyak hal yang bisa dikerjakan. Sering kali orang memilih untuk mendengarkan musik kala didera macet. Entah dari mana musik itu berasal. Dari radio FM yang jumlahnya banyak sekali di Jakarta ini. Atau, bisa juga dari koleksi CD atau kaset. Sambil mendengar celotehan penyiar atau alunan musik merdu, pasti kita berharap agar jalanan cepat lancar dan cepat pula sampai di tujuan.

Saya lebih suka mendengarkan berita lewat radio. Ada banyak pilihan radio berita di jalur FM ini. Berita tentang lalu lintas kadang juga butuh juga. Padahal, kalau sudah terjebak macet, berita tentang penyebab macetnya jalanan itu hampir-hampir tidak ada gunanya lagi untuk didengarkan. Namun, rasanya senang saja kalau kita mengetahui penyebab kemacetan. Berita itu bisa dianggap sebagai pelipur lara dan memberi harapan sampai berapa jauh lagi kemacetan harus ditempuh. Ah, inilah Jakarta. Tidak hanya saya yang mengalaminya. Jutaan orang lain pun terkena macet juga, khan?

Foto-foto di samping ini sebenarnya bukan gambaran kemacetan di jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Ini hanya rangkaian keisengan saya tatkala lampu pengatur lalu lintas di Bundaran HI itu menyala merah. Saya jadi ingat gerai McDonald di sebelah kiri itu. Di seberang gerai itulah dulu saya pernah berkantor. Itu dulu, sekitar dua tahun yang lalu.

Sementara itu di seberang Bundaran HI terlihat kompleks Grand Indonesia sedang dalam tahap pembangunan. Konon, kompleks ini akan menjadi salah satu tempat berbelanja paling prestisius di Indonesia. Ah, yang seperti ini sih sudah tidak perlu diceritakan lagi.

Sekarang, cobalah lihat di sisi kiri pada dua foto yang paling bawah. Ada orang-orang yang menaiki truk bak terbuka. Nah, truk inilah yang beberapa saat kemudian diberhentikan oleh polisi tatkala berada di seputaran Bundaran HI. Saya hanya sempat memandang dari kaca sepion sang sopir turun dari mobilnya dan berbincang-bincang dengan Pak Polisi. Saya tidak tahu apa yang mereka perbincangkan. Apakah hanya sekedar "say hello" saja atau ada salam tempel. Meskipun tidak tahu persisnya, saya menduga banyak orang tahu apa yang kira-kira diucapkan oleh sang sopir dan bagaimana tanggapan bapak penegak hukum itu. Ah, klise juga cerita ini.

Ya, inilah rangkaian gambar di sudut Jalan Thamrin pada suatu siang.

Selamat ulang tahun, Indonesiaku! Merdeka!

Read and post comments | Send to a friend

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s