Orang Yogya itu

Rejeki itu sudah ada yang mengatur

Ini foto yang tercecer ketika aku liburan dulu. Waktu itu, karena capek muter-muter di Pasar Beringharjo, terpaksalah duduk santai di lorong pasar itu. Sambil duduk di pintu penjaga pasar itu, aku perhatikan seorang tukan becak tua. Sejak pertama kali di berada di lorong pasar yang ramai dilewati orang ini, dia lebih banyak duduk-duduk. Sesekali matanya menerawang ke arah Jalan Malioboro di sisi kirinya. Di lain waktu dia bercanda dengan rekan-rekannya sesama tukang becak yang semuanya mengenakan kaos bertuliskan Perkompas Yogya. Entah apa artinya kata yang mirip dengan nama koran ternama itu.

Aku sempatkan mengarahkan kamera Nikonku beberapa kali ke arah orang tua ini. Dia diam saja karena tidak menyadari. Setelah lima atau enam shoot, barulah aku mendekatinya. Aku tunjukkan gambar-gambar yang aku ambil. Dia tersenyum sambil mencoba memandang-mandang hasil jepretanku.

“Kok sampeyan bisa punya gambar saya?” katanya dengan nada datar sambil tersenyum.

“Ya, tadi saya iseng, Pak. Kalau bapak keberatan, akan saya hapus,” kataku sambil menyorongkan kamera ke tangannya. Kamera dipegang dan dia tersenyum melihat gambar dirinya di layar kamera.

Giliran teman-temannya yang berkomentar.

“Iya, gambar munyuk itu dihapus saja!” kata mereka, bercanda. Saya tahu orang Yogya suka bercanda ringan. Bapak yang aku potret menggeleng, membiarkan saya menyimpan rekaman gambarnya.

Sambil duduk di sebelahnya, aku mencoba bertanya sedikit.

“Kok bapak nggak bareng temen-temen itu, mencari penumpang,” tanyaku.

“Wah, mas. Rejeki itu sudah ada yang mengatur. Sing Gawe Urip sudah mengatur rejeki bagi saya. Kalaupun saya teriak-teriak menawarkan becak, kalau bukan rejeki saya, pasti penumpang juga nggak akan mau,” katanya berfilosofi.

“Oh, gitu ya, Pak,” jawabku, singkat.

“Bapak tadi sudah narik dari ujung Malioboro. Sekarang capek. Nanti khan sebentar lagi ada penumpang,” katanya.

Kata-katanya itu membekas sampai sekarang setelah Sing Gawe Urip mengirimkan gempa ke Yogyakarta. Entah bagaimana keadaan tukang becak yang menurut pengakuannya itu berasal dari Jalan Raya Parangtritis km 10. Bagaimana keadaannya sekarang?

Moga-moga Sing Gawe Urip selalu melindunginya.

6 thoughts on “Orang Yogya itu

  1. Bulan juli 2005 saya ada acara dinas di Hotel Saphir Jogya. Orang Yogya sangat ramah, sehingga saya betah. Driver yang kami cater untuk jalan-jalan namanya mas Delsi sangat ramah dan baik, mau menuntun kami jalan-jalan ke borobudur dan seputar yogya. Saya sempat simpan nomor hp mas delsi. Waktu kejadian gempa beberapa waktu lalu saya ingat lagi, lalu saya coba-coba sms. Alhamdulillah mas delsi selamat. Semoga bapak tukang becak juga demikian adanya. Amin.

  2. ya bener .. rejeki emang udah ada yg ngatur … Penguasa yang ngatur .. jadi yg kaya tetap kaya .. yg miskin tetep miskin.

    sayangnya, lewat pesan-pesan agamalah kadang disusupi “ketidakadilan” macam itu.

    hampir-hampir mirip dengan “kekayaan/kemiskinan adalah fitrah, yang mesti diterima begitu saja, seperti sebuah musibah bencana alam”

    padahal, kemiskinan adalah hasil sebuah struktur yang tidak adil …….

  3. INFO yang musti kalian tau… nih..
    membuka pendaftaran anggota baru lho…

    Forum Lingkar Pena Yogyakarta Angkatan X
    Syarat :
    1. Pelajar, Mahasiswa, dan Umum
    2. Berminat pada dakwah kepenulisan.
    3. Membayar uang pendaftaran Rp.10.000,- (plus stiker FLP dan bonus Imagz!)
    4. Menyerahkan :
     Formulir pendaftaran yang telah di isi.
     Satu lembar pas photo 3X4, tempelkan pada formulir biodata.
     Essai motivasi bertema, “Konstribusi saya dan FLP dalam dakwah kepenulisan” minimal 2 halaman A4, TimesNewRomn, spasi 1,5
     Karya tulis pribadi bebas (fiksi, non fiksi jurnalistik, dll)
    Agenda :
    23 Oktober – 01 November 2008
    Pengambilan dan pengumpulan formulir dan karya tulis
    07 November 2008 Pengumuman seleksi tahap I
    08-09 November 2008 Seleksi tahap II
    11 November 2008 Pengumuman seleksi tahap II

    Penyerahan Berkas Pendaftaran :
    Formulir diisi dan diserahkan langsung beserta seluruh persyaratan pada :
    Hari / tanggal : 23 oktober – 01 novemvber 2008
    Waktu : pukul 16.00 – 17.30 WIB
    Tempat : Balairung (Gedung pusat) UGM Selasar Sayap Selatan

    Contact Person :
    AShieF (Putra) = 085292549725
    FloweriA(Putri)=081585924305

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s