Daerah Istimewa itu

Dua daerah istimewa kita dilanda gempa bumi dahsyat. Sekedar otak-atik gathuk atau memang mitos?

Daerah Istimewa Aceh dilanda gempa yang diikuti tsunmani pada 26 Desember 2004. Bencana alam ini menelan korban 126.915 orang tewas, 37.063 orang hilang, 655.000 orang kehilangan tempat berteduh. Pemerintah menetapkannya menjadi bencana nasional.

Sementara itu pada pekan lalu 27 Mei 2006, sebuah gempa besar melanda Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 6.200 orang menjadi korban, sedangkan lebih dari 30.000 orang terlkuka dan 200.000 orang kehilangan tempat berteduh. Dua daerah yang paling parah akibat gempa ini adalah Bantul dan Klaten.

Nah, orang Indonesia ternyata suka dengan teori otak-atik gathuk. Dua daerah yang dilanda bencana itu adalah daerah istimewa. Ada yang mengatakan bahwa Aceh dihukum karena perdamaian tidak kunjung datang dan konflik tiada hentinya mengoyak bumi serambi Mekah itu. Sekarang dukungan terhadap Rancangan UU Anti Pornografi dan Pornoaksi dinilai kebablasan dan menyebabkan Ratu Pantai Selatan marah karena tidak boleh pakai kemben.

Lalu? Giliran selanjutnya, konon, adalah Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang akan dilanda bencana. Kabar burung itu mengatakan bahwa penyebabnya adalah karena korupsi yang tidak berhenti-hentinya dan aneka kebobrokan moral yang ada di ibukota negara ini.

Siapa yang percaya dan siapa yang tidak percaya?

One thought on “Daerah Istimewa itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s