Bakso Bethesda

Makanan uenak ternyata bisa ada juga di tempat orang sakit.

Minggu kemarin aku sempat ke Yogyakarta setelah sekitar dua tahun tidak menyambangi kota itu. Sebelum urusan utama diselesaikan, justru aku pengin mencoba lagi makan bakso di kantin Rumah Sakit Bethesda. Dulu, jaman masih kuliah, kantin rumah sakit yang berada di Jalan Jend. Sudirman ini berada di areal perparkiran. Sekarang keadaan berubah. Ruang yang dulu (sekitar tujuh atau delapan tahun lalu) ditempati pedagang bakso sekarang sudah menjadi ruang khusus untuk pasien stroke. Tukang parkir yang mangkal di situ pun tidak tahu bahwa di tempat itu dulu pernah bediri kantin yang ramai.

Ternyata sekarang kantin rumah sakit yang didirikan pada 20 Mei 1899 itu berpindah ke arah dalam. Kompleks kantin ini sekarang membentuk huruf U. Tukang baksonya sendiri ada di ujung gang buntu ini.

Aku pesan bakso daging seperti dulu aku sering memesannya. Tidak ada yang berubah dari cara mereka menyajikan. Sendok yang dipakai pun masih sama, sendok bebek yang bertangkai pendek dan berdaun lebar. Garpunya pun masih sama, bentuknya kecil dengan dua ujung tajam.

Bakso tanpa mie dan tahu itu pun akhirnya bisa aku santap. Puas rasanya bisa menikmati makanan yang berada di rumah sakit yang dulunya bernama RS TOELOENG/PITULUNGAN ini. Bagi saya yang suka menerapkan prinsip “save the best for last“, daging yang dihidangkan paling cocok dimakan dengan dicampur kecap dan sambal setelah semua kuah dihabiskan. Nyam-nyam-nyam.

Bagi Anda yang belum berkesempatan mencicipi bakso Bethesda ini, silakan nikmati dulu gambar dalam ukuran yang lebih besar, JPG 498kb. Dijamin, air liur akan diproduksi lebih kencang.

27 thoughts on “Bakso Bethesda

  1. comment gak penting #1: Itu sendok & garpunya kayaknya nggak matching ya?

    comment gak penting #2: aku kalo makan bakso sukanya mie & bihunnya diabisin dulu, terus abis itu kuahnya, abis itu baru basonya. oya, aku gak suka bakso urat, rasanya absurd.

    comment gak penting #3: mas puji kalo makan bakso sukanya gak pake mie, bihun & saos ya? hm kalo aku paling suka saos yang buanyaaaaaakkk

  2. girl,

    pertama, sendok garpunya emang dari dolo begitu. nggak matching memang, tapi yang penting rasannya.

    kedua, itu yang namanya “save the best for last”. mereka juga sedia bakso urat, kok. tapi elo bisa pilih kok..

    ketiga, gue emang nggak suka saos. dari dolo sudah curiga terhadap warna dan bahan saos itu.

  3. Gak kebayang Rumah Sakit Bethesda itu ada di mana.

    Hm, sudah lama gak baca jalansutera.com dalam bahasa Eindonesah. Selamat. :)

  4. Ronny: baru liat gambarnya saja ngiler.. apalagi nyicipin rasanya.

    Eka: Rumah Sakit Bethesda itu ya di Jalan Jend. Sudirman Yogyakarta, depan SMA Bopkri

    Dudi: Wah, artinya jualan bakso yang uenak di Aceh pasti laku, ya, Dud.

    Kere Kemplu: Oh, dulunya ternyata namanya Petronella juga, ya? Artinya apaan tuh?

  5. gak curiga juga sama baksonya?

    Bukan karena men gandung daging tikus ato borax yah, tapi kan pernah tuh d tv di bilangin ada yang dari daging busuk di campur daging seger..

  6. aku handak jua, makan bakso beteshda…..
    nyaman kalo rasanya..nanti kalo aku ke YK aku insyaallah singgah kesana..salam dari BJM (kotabaru)

  7. Saya orang jogja tp dah menetap di JKT & baksp YK ciri2nya pethol-nya di goreng, pake tahu kopong yg digoreng trus diiris tipis2, pake daging thethelan….Kalo bakso bethesda banyak yg bilang pake BIBA, makanya saya kagak pernah nyoba, walaupun kata org enak.Kalo saingan ama bakso bethesda adalah bakso gendut di tengah kampung samirono, bakso RRI Gejayan, bakso pak ateng (bel. malioboro)

  8. Duh siang-siang gini pas lagi laper2nya kok lihat gbr bakso. Jadi tbh ngiler. Ketoke enak yo. Tapi kayaknya bakso di kotaku juga gak kalah enak-enak lho.

  9. Pingback: Lipitor.

  10. saya sejak dulu adalah penggemar bakso, dan semua bakso yang ada di jawa timur sudah pernah saya santap. kalau boleh buka cabang di Malang Jatim aku siap membantu, sebab disini bakso tersebut belum ada

  11. buuuener ak masih bakso bethesda ni no 1 di dafter kulinary ku. dulu pas sekolah di bosa. sempat-2nya ku mampir kesini selepas usai sekolah. atau jeda waktu saat praktikum.

    jgn salah pilih ada juga sii yg diluar kompleks bethesda. tp yg paling mak nyess… :)) tetep yg di kantinnya…

    seeep dah punya lidah yg satu rasa

  12. Wah boleh nih traktir – traktir. Kira – kira semangkok berapa mas??? klo dijakarta baksi favorit saya di jalan pemuda depan gedung pertamina daerah layur semangkok bisa Rp 8000 tapi dijamin puassss dehhhh. ;-) hehehe

  13. Wah boleh nih traktir – traktir. Kira – kira semangkok berapa mas??? klo dijakarta bakso favorit saya di jalan pemuda depan gedung pertamina daerah layur semangkok bisa Rp 8000 tapi dijamin puassss dehhhh. ;-) hehehe

  14. wah bakso memang menggoda….!!!
    Oh ya kalo ..temen-temen sempet ke lamongan dan ingin ke Wisata Bahari Lamongan.
    Mampir sejenak di kedai kami. ..BAKSO TETELAN GOLI…Khas Desa Sekaran- Lamongan.
    Bakso kami merupakan salah satu produk unggulan daerah kami, dan merupakan bakso tetelan pertama di kabupaten lamongan.

    kunjungi website : BAKSO GOLI

    [IMG]http://i270.photobucket.com/albums/jj111/eyangsahid/baksotetelan.jpg[/IMG]

  15. Bakso di kantin Bethesda memang mengandung B2, dan memang terkenal karena itu, sayangnya walau tempatnya sudah tersembunyi, masih tetap saja orang yang nggak tahu datang dan makan di sana. Baksonya memang dari daging sapi, tapi tetelannya itu tetelan kulit B2 (nb: Kalau bakso dari daging B2 warnanya pink). Jadi kalau anda tidak makan B2 jangan sekali-kali ke sana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s