
Badhog adalah sebuah istilah yang paling kasar untuk kata ‘makan’ dalam bahasa Jawa. Karena saya berasal dari sebuah daerah sub-kultur Jawa di Purbalingga yang jauh dari Yogyakarta, Semarang atau Solo, kata ‘badhog’ sering terdengar ketika kami berkelakar dengan sesama teman. Tidak mungkin kami keluarkan kata-kata ini di depan orang-orang yang kami hormati seperti orang tua dan guru.

Ada sebuah pasar tradisional di Purbalingga yang diberi nama “Pasar Badhog”. Dari namanya saja Pasar Badhog sudah menunjukkan sebagai tempat orang berjual-beli segala jenis makanan. Lokasinya ada di pertigaan (dulu perempatan) bancar yang mengarah ke Jatisaba. Di sini beraneka jenis makanan tradisional seperti cenil, ongol-ongol, krekel bisa ditemui.